
Mendikbud Nadiem Makarim
JawaPos.com - Pembukaan sekolah pada tahun ajaran baru 2020/2021 tanggal 13 Juli 2020 menjadi perdebatan masyarakat. Pasalnya, dengan masih adanya pandemi Covid-19, dikhawatirkan akan adanya klaster baru pada sekolah-sekolah tersebut.
Menanggapi hal itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengungkapkan alasan pihaknya memutuskan untuk mengizinkan sekolah beroperasi. Apalagi, yang diizinkan hanya yang berada di zona hijau.
"Kalau tidak mulai pembelajaran tatap muka, ini akan menghukum secara disproporsional (tidak seimbang atau tidak adil kepada) anak-anak, lihat kantor-kantor terbuka, ekonomi berjalan, lalu kenapa kita tidak memberi kesempatan secara bertahap sekolah tatap muka," terang dia dalam webinar, Sabtu (11/7).
Pihak sekolah pun wajib untuk memberikan keamanan dan keselamatan bagi para murid yang bersekolah serta meyakinkan orang tua anak didik untuk anak bersekolah.
"Ini kan mengenai kepercayaan kepada institusi sekolah untuk melakukan proses dengan baik, ini memang nggak mudah," ujar dia.
Di ibu kota sendiri, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengizinkan kantor mulai beroperasi pada 8 Juni lalu. Sedangkan, untuk mall telah dibuka sejak 15 Juni 2020.
Sebagai informasi, melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, sekolah sudah dapat melakukan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru 2020/2021. Akan tetapi, yang diperkenankan untuk masuk adalah untuk jenjang SMP ke atas.
Adapun, yang diperbolehkan untuk beroperasi adalah sekolah yang berada di zona hijau. Selain itu, sekolah juga perlu untuk mendapatkan izin dari pihak terkait, seperti pemerintah daerah (Pemda).
"Tahun ajaran 2020/2021 itu tidak berubah jadwalnya, tetap Juli 2020 dan jadwal itu tidak mengubah apapun metode pembelajaran dan kita tidak mengubah kalender pembelajaran. Kami sudah mengambil keputusan, untuk zona kuning, oranye dan merah itu punya risiko penyebaran Covid-19, itu dilarang melakukan metoe pembelajaran tatap muka," terang dia dalam konferensi pers, Senin (15/6).

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
