Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juni 2020 | 04.06 WIB

Perdana, Kemenag Gelar Lelang Jabatan Kursi Kepala MAN IC

Photo - Image

Photo

JAKARTA – Untuk pertama kalinya, kursi jabatan kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) dibuka secara terbuka atau sering disebut lelang jabatan. Kementerian Agama (Kemenag) selama ini melakukan pengisian dengan cara penunjukkan langsung.



Permulaan sistem baru pengisian kepala madrasah itu diterapkan dalam pengisian kursi jabatan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cenderkia (IC) Gorontalol. ’’Lelang jabatan’’ ini dibuka secara online dan pelamar masih berkesempatan mendaftar sampai 30 Juni depan.



Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag Suyitno menuturkan, rekrutmen terbuka yang mereka lalukan itu adalah pola baru. ’’Kami kembangkan untuk mencari bibit professional yang berani menerima tantangan di zaman ini,’’ katanya Senin (22/6).



Suyitno mengatakan, pendaftaran seleksi jabatan Kepala MAN Insan Cendekia Gorontalo dibuka mulai 15 Juni sampai 30 Juni. Saat ini sudah ada 21 orang yang mendaftar. Para pendaftar berasal dari seluruh Indonesia. Mulai dari Aceh, Jawa Timur, Jawa Tengah, sampai Sulawesi Tenggara serta dari Gorontalo sendiri.



Dia menegaskan rekrutmen terbuka dan dijalankan secara transparan. Tujuannya adalah merespon permintaan supaya kepala madrasah memiliki paradigma modern. ’’Sekaligus memiliki integritas keilmuan dan agama yang memadai,’’ jelasnya. Menurut Suyitno, rekrutmen kepala madrasah secara terbuka dan online itu lebih baik dari sistem penunjukkan seperti yang dijalankan selama ini.



Menurut dia Kemenag membutuhkan kepala madrasah yang profesional. ’’Selain itu juga kompeten, berintegritas, dan berkomitmen pada prestasi,’’ jelasnya. Suyitno menuturkan siapapun yang merasa berkompetensi, akan disambut baik dalam sistem seleksi. Dia menegaskan seleksi dilaksanakan secara fair. Pendaftaran bisa diakses di laman madrasah2.kemenag.go.id/seleksiptk.



Kasubdit Bina GTK Madrasah Aliyah Kemenag Kastolan mengatakan seleksi dilakukan secara berlapis. Tahap pertama seleksi administrasi. ’’Meliputi berkas usulan, dokumen persyaratan, dan dokumen penunjang lainnya,’’ kata pirya yang juga menjadi panitia seleksi itu.



Bagi elamarp yang lolos seleksi administrasi, akan maju ke seleksi substantif. Seleksi tahap kedua ini terdiri dari tes potensi akademik, tes potensi kepemimpinan, wawancara, dan psikotes. Tes potensi akademik meliputi pengetahuan agama Islam, bahasa Inggris, dan kompetensi kepala madrasah. Hilmi Setiawan (wan/JPC)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore