
Kampus Hatta Bagus Himawan
JawaPos.com - Kuliah di Belanda sejujurnya tidak seindah yang dibayangkan. Semua mahasiswanya digembleng untuk bisa fokus dan disiplin. Mahasiswa S2 jurusan Innovation Management TU Eindhoven, Belanda Hatta Bagus Himawan mengaku bukanlah perkara mudah bisa survive sampai sekarang.
Ancaman Drop Out itu nyata adanya dan tidak bisa ditawar. ’’Untuk diterima kuliah di Belanda ini tergolong mudah, tetapi untuk bisa survive itulah tantangannya,’’ papar Hatta.
Jadi jika ada mahasiswa yang hanya menyelesaikan kurang dari 30 ECTS dalam 1 tahun maka mahasiswa tersebut akan dideportasi. Sebagai catatan, normalnya mahasiswa selama 1 tahun menyelesaikan 60 ECTS.
Dan untuk lulus kuliah, untuk sebagian orang adalah suatu yang mewah. Hatta sendiri pernah mengalami masa ini dimana untuk lulus satu mata kuliah saja susahnya minta ampun.
’’Percaya atau tidak, pada kuartal pertama, saya tidak ada satupun mata kuliah yang lulus. Alhasil saya harus mengulang ujian pada kuartal selanjutnya. Sehingga pada kuartal 2 saya harus menempuh 6 ujian, bahkan ada 1 hari dimana saya harus mengambil 2 ujian. Hal ini cukup berat buat saya, bahkan terbesit pikiran untuk pulang saja ke Indonesia,’’ papar awardee LPDP tersebut.
Akan tetapi saat ingin menyerah Hatta selalu teringat perjuangan Iwa Koesoemasoemantri, Achmad Soebardjo, Mohammad Hatta, dan Ali Sastroamidjojo, para pembesar-pembesar Negara kita dalam menempuh kuliah di Belanda.
Barang tentu mereka dihadapkan kondisi yang lebih berat daripada Hatta. Akhirnya dia membulatkan tekad untuk menghadapi ini semua. Terhitung satu bulan sebelum ujian, Hatta ke perpustakaan dari jam 10.00 hingga jam 22.00 setiap hari tanpa ada yang terlewat sehari pun.
Dan hasilnya, Hatta lulus semua, bahkan study advisor Hatta sendiri mengatakan bahwa case Hatta lolos enam mata kuliah sekaligus ini sangatlah langkah dan mereka masih tidak percaya.
"Hikmah yang dapat diambil adalah, datanglah kesini, ambil impianmu kemari meskipun melalui jalan yang tidak mudah. Hadapi dan jangan pernah lari. Karena perjuangan ini semua akan sepadan pada akhirnya," sarannya. (*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
