
Ilustrasi
JawaPos.com - Mempunyai buah hati normal menjadi harapan semua orang tua. Namun bila dalam perjalanannya ada masa tumbuh kembang yang dianggap tidak ideal, sebaiknya orang tua harus bersabar.
Menurut spesialis anak dr Dyah Retno Wulan SpA, bila tumbuh kembang anak belum optimal, orang tua harus memahami anak membutuhkan orang tua atau pendamping yang harus selalu berada disamping anak. Tujuannya, jelas untuk menstimulasi dengan cara yang benar.
Risikonya memang orang tua menjadi lebih capek daripada biasanya. Hingga kadang membut para orang tua lebih memilih menggendong atau menaruh anaknya ke baby walker. Padahal ketika anak berada di baby walker, yang tumbuh hanya bagian tungkai. ’’Kalau sudah begitu nanti kurang stimulasinya, nah akibatnya tumbuh kembang terganggu,’’ tuturnya.
Sebagian besar kasus keterlambatan memang kombinasi. Jadi misalnya seorang anak terlambat bicara, kadang juga diiringi dengan terlambat dalam perilaku lainnya atau gangguan gizi. Hal itu disebabkan pada usia ini, terjadi proses transisi. Dari aktivitas horizontal atau duduk, menjadi aktivitas vertikal atau berdiri.
Hal paling mudah yang harusnya bisa dilakukan orang tua, adalah menjaga keseimbangan nutrisi pada anak mereka. Indikatornya yaitu dengan mengukur berat dan tinggi badan. Jadi kalau mau menilai anaknya sudah proporsional atau belum, jangan hanya dilihat dari beratnya saja.
Selain itu, keterlambatan tumbuh kembang pada anak tidak ada yang dipicu dari faktor genetis. Tidak ada hubungannya antara telat dan gen, yang berhubungan dengan genetis misalnya cedal, jadi bila mempunyai anak usia tersebut, orang tua harus siap untuk lebih capek dari biasanya. Karena orang tua harus rajin memperhatikan gerak, dan memberikan stimulus. (ina/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
