Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 02.27 WIB

Pertama, Taman Baca Anak Berdiri di Asam Besar Ketapang

ANTUSIAS: Anak-anak yang didampingi pengelola Taman Bacaan Harapan bersuka cita meluangkan waktu membaca buku-buku yang tersedia di taman bacaan tersebut. - Image

ANTUSIAS: Anak-anak yang didampingi pengelola Taman Bacaan Harapan bersuka cita meluangkan waktu membaca buku-buku yang tersedia di taman bacaan tersebut.

JawaPos.com – Fasilitas umum pendidikan berupa taman baca yang pertama resmi berdiri di ”kawasan tepian” Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Beroperasinya Taman Bacaan Harapan (Hope Reading Room) di Desa Asam Besar, Kecamatan Manis Mata membuat anak-anak di situ menaruh harapan lebih.


Keterbatasan fasilitas pendidikan diyakini dapat menghambat proses transfer ilmu pengetahuan. Berdasar fakta itu membuat dua perkebunan kelapa sawit Cargill, Harapan Sawit Lestari (HSL) dan Indo Sawit Kekal (ISK), menyisihkan komitmennya dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.


''Taman bacaan ini merupakan program CSR (corporate social responsibility) yang fokus pada community project,'' ungkap Presdir HSL dan ISK Nharong Somchit sebagai dilansir kepada JawaPos.com.


Fasum pendidikan menempati kantor desa. Dengan lokasi yang dapat diakses oleh banyak pihak itu anak diharapkan dapat merasakan manfaatnya. Apalagi ada lebih dari 100 anak usia sekolah tinggal di kawasan tersebut.


Nharong menerangkan, taman bacaan itu menyediakan ratusan buku anak-anak. Mulai dari buku cerita yang berkaitan dengan dongeng, lalu ada buku cerita rakyat, hingga buku prakarya seni, serta buku kerajinan tangan.


Pihaknya berkomitmen mengembangan taman bacaan. Di antaranya dengan memperbanyak taman bacaan serupa di kawasan lainnya. Seperti di Kecamatan Air Upas, Kendawangan, dan Singkup. ''Taman bacaan yang kami bangun akan menyediakan lingkungan yang aman dan kondusif,'' lanjutnya.


Nharong menambahkan, komitmen tersebut tidak lepas dari tekad mereka untuk membangun ilmu pengetahuan. Jajarannya bertekat turut membantu perkembangan kemampuan berpikir dan kreatifitas anak sejak dini.



Upaya Cargill juga terus menanamkan budaya membaca sejak dini. Nharong meyakini dengan membaca memainkan peranan penting dalam hal mendidik dan memperluas pikiran anak-anak di luar kelas formal. ''Bacaan yang baik dapat memperkaya wawasan dan membuat kita mengetahui apa yang terjadi di seluruh dunia,'' imbuhnya. (dio/sep)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore