
Proses percetakan surat suara Pilpres dan Pemilu 2019 mulai berlangsung.
JawaPos.com - Konsorsium PT Temprina Media Grafika (Jawa Pos Group) mulai mencetak surat suara untuk pemilu serentak 17 April mendatang. Kemarin (20/1) Komisi Pemilihan Umum (KPU) meninjau proses produksi perdana ke tempat percetakan di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.
Ada sebelas perusahaan yang tergabung dalam konsorsium PT Temprina Media Grafika. Jumlah surat suara yang diproduksi mencapai 255 juta lembar. Itu sekitar 27,1 persen dari kebutuhan surat suara nasional. Surat suara tersebut akan didistribusikan untuk sepuluh provinsi.
Ketua KPU Arief Budiman menyebutkan, kebutuhan surat suara nasional mencapai 939.879.651 lembar. Ada enam konsorsium yang mengerjakannya. Semuanya ditarget selesai pada 11 Maret. "Hari ini (kemarin, Red) produksi perdana," ujarnya setelah meninjau proses produksi surat suara pilpres dan pileg di PT Temprina.
KPU, ungkap Arief, sejatinya memberikan waktu 70 hari untuk menyelesaikan proses produksi. Namun, pihak konsorsium perusahaan diminta menyelesaikannya lebih awal. Produksi surat suara harus selesai dalam waktu 60 hari. Sebab, seluruh surat suara harus sampai di kabupaten/kota paling lambat 16 Maret. KPU kabupaten/kota akan melakukan sortir lebih dulu. Berikutnya, semua surat suara dimasukkan ke kotak suara dan disegel.
Arief memastikan bahwa kualitas surat suara yang dicetak di PT Temprina sudah sesuai. Hasilnya memuaskan. Namun, KPU mengingatkan terkait jumlah dan proses distribusi. Tidak boleh sampai ada surat suara yang salah kirim. Misalnya, surat suara untuk daerah pemilihan 1 dikirim ke dapil 4.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Temprina Media Grafika Kristianto Indrawan menyatakan, perusahaan yang tergabung dalam konsorsium juga memproduksi formulir pemilu. Jumlahnya mencapai 346 juta lembar.
Khusus untuk surat suara, distribusi akan dilakukan secara berangsur. Dimulai dari provinsi terjauh. Dengan begitu, proses pengiriman surat suara bisa sampai ke kabupaten/kota tepat waktu.
Kristianto optimistis seluruh logistik pemilu, khususnya surat suara, bisa selesai sesuai target KPU. Sebab, PT Temprina Media Grafika bukan kali pertama terlibat dalam proses produksi surat suara. "Semoga amanah ini bisa kami laksanakan dengan baik," ujarnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
