
Calon Gubernur (cagub) Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Paranwansa saat menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama Alim Ulama se-Jawa Timur di Harris Hotel and Conventions Malang, Selasa (19/6).
JawaPos.com - Calon Gubernur (cagub) Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Paranwansa mengatakan, jika kebersamaan bersama rakyat itu sebuah keniscayaan, sebuah keharusan. Pasalnya, dari masyarakat, dirinya bisa mendengar botom up proses. Sehingga, hal itu bisa menjauhkan adanya monopoli tafsir.
"Jadi pemimpin dimanapun, memang seyogyanya tidak menafsiri sendiri apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, mendengar aspirasi yang berkembang, dan menyatu dengan suara rakyat. Saya rasa menjadi sebuah keharusan dan keniscayaan," ujarnya saat menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama Alim Ulama se-Jawa Timur di Harris Hotel and Conventions Malang, Selasa (19/6).
Khofifah mengungkapkan, masih banyak suara-suara yang tidak terdengar. Menurutnya, hal itu dikarenakan adanya missing link diantara proses yang berangkat dari grass root (masyarakat bawah) sampai pada kaum elit.
"Kalau elitnya menyatu dengan grass root, maka apa yang menjadi detak nadinya rakyat itu terdengar oleh pemimpinnya," kata kandidat nomor urut satu itu.
Artinya, lanjut dia, bahwa tidak akan ada monopoli tafsir yang terjadi. Sehingga, seluruh kebijakan yang terlahir dari seorang pemimpin adalah memang kebijakan yang memberikan jawaban atau solusi dari pemenuhan kebutuhan rakyat yang dipimpinnya. Khofifah pun akan menerapkan sistem tersebut, jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Jatim nanti.
"Mudah-mudahan 27 Juni yang akan datang menang, dilantik dan memimpin Jawa Timur. Sehingga amanah dan pesan-pesan dari Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) menjadi catatan kami jika Allah takdirkan untuk menjadi Gubernur Jawa Timur," jelas pasangan dari Emil Elistianto Dardak tersebut.
Sebelumnya, pada kesempatan yang sama, SBY telah memberikan amanah dan pesan kepada Khofifah ketika dirinya menjadi Gubernur mendatang. "Pesan-pesan untuk pemimpin Jawa Timur lima tahun yang akan datang memang sudah menjadi satu paket dari doa itu. Pesan sekaligus doa, mudah-mudahan doa yang dimunajatkan, semoga dijabah oleh Allah," kata dia

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
