Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Juni 2018 | 00.59 WIB

Gus Ipul-Puti Komitmen Bumikan Pancasila

Cagub-Cawagub Jatim Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. - Image

Cagub-Cawagub Jatim Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

JawaPos.com - Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Jawa Timur (Jatim) Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno berkomitmen membumikan Pancasila. Caranya dengan bekerja keras mewujudkan kesejahteraan dan persatuan rakyat.


"Pembumian Pancasila bermuara ke kesejahteraan rakyat. Itu harga mati. Kesejahteraan itu tumbuh dengan fondasi persatuan. Seperti semangat kami, kabeh sedulur, kabeh makmur. Semua bersaudara, semua sejahtera," tegas Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul.


Gus Ipul menyampaikan hal itu dalam menyambut peringatan 73 tahun lahirnya Pancasila, Jumat (1/6). Penetapan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, dengan dukungan penuh kalangan nasionalis.


Dukungan juga datang dari ormas-ormas Islam. Seperti Nahdlatul Ulama (NU). 1 Juni menjadi Hari Lahir Pancasila merujuk pada pidato Ir Sukarno di depan Sidang BPUPKI, 1 Juni 1945.


Gus Ipul lantas menjelaskan tentang pembumian Pancasila di Jatim. Yakni berdasar pada nilai-nilai Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial.


"Nilai Ketuhanan diwujudkan dengan mendorong pendidikan keagamaan. Kami telah menyiapkan pengembangan madrasah diniyah, beasiswa santri ke luar negeri, insentif guru ngaji dan para hafiz serta hafizah," jelasnya.


Nilai-nilai kebijakan berbasis musyawarah pun akan dibumikan Gus Ipul-Puti dengan inovasi baru. Keduanya ingin membuka ruang partisipasi rakyat seluas mungkin. Bahkan akan dibangun sistem berbasis online. Dimana rakyat bisa bebas usul terkait pembangunan Jatim.


"Silakan submit usulannya, kami rembug bersama. Sistem itu akan langsung jalan dua bulan setelah kami dilantik, dengan kepercayaan mayoritas rakyat," imbuh pria kelahiran Pasuruan tersebut.


Tentang nilai keadilan sosial, Gus Ipul bersama Puti telah menyusun program-program kesejahteraan rakyat. Misalnya, pemberian modal untuk kepala keluarga perempuan, pemihakan usaha kecil dengan modal mudah dan murah disertai pendampingan.


Selain itu, juga akan digenjot pemerataan ekonomi dan pelayanan publik ke seluruh pelosok Jatim. "Disparitas ekonomi atau rasio gini kami tekan. Kemiskinan kami targetkan turun jadi 7-8 persen dalam dua tahun setelah menjabat," tambah Gus Ipul.


Sementara itu, Puti memaparkan tentang nilai kemanusiaan. Nilai itu bisa diwujudkan dengan kebijakan yang memanusiakan seluruh masyarakat Jatim. Termasuk meningkatkan kualitas hidup rakyat dengan beragam program.


Seperti pendidikan gratis SMA/SMK, pembebasan biaya siswa miskin, serta nutrisi untuk ibu hamil dan balita. "Adapun nilai persatuan, kami realisasikan dengan merangkul semua elemen di Jatim untuk berkolaborasi bersama membangun provinsi ini," papar Puti.


Alumnus Universitas Indonesia itu menekankan, Pancasila bukan hanya dasar dan tujuan berbangsa. Tapi juga dimaknai sebagai way of life bagi masyarakat Indonesia.


Dalam konteks pemerintahan, Pancasila diwujudkan lewat kebijakan yang pro-rakyat, politik anggaran yang sepenuhnya didedikasikan untuk kesejahteraan rakyat, serta kebijakan yang melindungi perbedaan. "Itu sesuai dengan tujuan besar kami. Yaitu kabeh sedulur, kabeh makmur," sebut Puti.


Keseluruhan upaya pembumian Pancasila itu diwujudkan dengan semangat gotong royong. "Negara Indonesia yang kami dirikan haruslah negara gotong-royong! Alangkah hebatnya! Negara gotong-royong!" ucap Puti mengutip perkataan Bung Karno.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore