
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) saat pengumuman calon gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said.
JawaPos.com – Hingga saat ini, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto nampaknya memang rival terkuat Joko Widodo di Pilpres 2019. Hasil survei Populi Center menunjukkan, jika nama Prabowo tidak dimasukkan dalam simulasi, maka elektabilitas pasangan lawan Jokowi hanya kisaran belasan persen.
Sementara itu, apabila nama Prabowo dimasukkan dalam simulasi, maka elektabilitas pasangan lawan Jokowi mencapai di atas 20 persen. Simulasi pertama pasangan Jokowi-Sri Mulyani melawan Gatot Nurmantyo-Anies Baswedan.
Hasilnya elektabilitas Jokowi-Sri Mulyani sebesar 57,3 persen, sedangkan Gatot Nurmantyo-Anies Baswedan hanya 15,8 persen.
Simulasi kedua, pasangan Jokowi-Airlangga Hartarto versus Anies Baswedan-AHY. Hasilnya elektabilitas Jokowi-Airlangga Hartarto sebesar 54,3 persen, sedangkan Anies Baswedan-AHY hanya 14,8 persen.
“Preferensi pemilih jika nama Prabowo dihilangkan justru lawan Jokowi elektabilitasnya kecil,” kata peneliti dari Populi Center Hartanto Rosojati, di Jakarta, Rabu (28/2).
Sementara itu jika nama Prabowo dimasukkan dalam simulasi, maka elektabilitas pasangan lawan Jokowi bisa di atas 20 persen. Misalnya Jokowi-AHY melawan Prabowo-Anies Baswedan.
Hasilnya, elektabilitas Jokowi-AHY sebesar 50,8 persen, sedangkan Prabowo-Anies Baswedan sebesar 27,8 persen.
Kemudian simulasi Jokowi-Moeldoko melawan Prabowo-Anies Baswedan. Hasilnya, elektabilitas Jokowi-Moeldoko sebesar 49,1 persen, sedangkan Prabowo-Anies Baswedan mencapai 28 persen.
Terakhir, simulasi Jokowi-Cak Imin versus Prabowo-Anies Baswedan. Hasilnya, elektabilitas Jokowi-Cak Imin sebesar 50,6 persen, sedangkan Prabowo-Anies Baswedan sebesar 27,8 persen.
Hartanto menjelaskan, seluruh simulasi itu membuktikan bahwa saat ini lawan terberat Jokowi adalah Prabowo Subianto. “Elektabilitas Prabowo cenderung masih kuat dari tokoh lainnya,” pungkasnya.
Survei Populi Center dilakukan dari tanggal 7 hingga 16 Februari 2018, melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dan margin of error 2,89 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
