JawaPos Radar

Empat Pasangan Siap Bertarung di Pilkada Padang Panjang

11/01/2018, 00:56 WIB | Editor: Budi Warsito
Empat Pasangan Siap Bertarung di Pilkada Padang Panjang
Bapaslon petahana Hendri Arnis dengan Eko Furqani yang diusung PAN dan NasDem usai mendaftar ke KPU Padang Panjang, Rabu (10/1) (Riki Chandra/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Empat bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) resmi mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Panjang, Rabu (10/1).

Masing-masing Bapaslon itu adalah, Mawardi-Taufiq Idris jagoan Partai Demokrat-PPP yang mendaftar di hari pertama. Kemudian Rafdi Meri Syarif-Ahmad Fadly Partai Gerindra, PKS dan PBB. Selanjutnya Bapaslon Fadly Amran-Asrul yang diusung Golkar dan PDI-Perjuangan. Terakhir mendaftar pasangan petahana Hendri Arnis dengan Eko Furqani yang diusung PAN dan NasDem.

Dengan mendaftarnya keempat Bapaslon ini, hampir dipastikan tidak ada lagi Bapaslon yang akan mendaftar ke KPU Padang Panjang. Pendaftaran pun ditutup pada pukul 24.00 WIB Rabu (10/1) dari jalur partai politik.

Ketua KPU Kota Padang Panjang Jafri Edi Putra mengatakan, empat bapaslon yang telah mendaftar ke KPU telah mewakili semua partai yang memiliki keterwakilan di DPRD kota Padang Panjang.

“Semua Bapaslon yang mendaftar telah memenuhi persyaratan administrasi pencalonan sesuai PKPU. Untuk tahapan selanjutnya, akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap pasangan calon di Rumah Sakit M Djamil Padang," kata Jafri Edi Putra, Rabu (10/1).

Dari catatan, berbagai kejutan terlihat pada Pilkada serentak di Kota Padang Panjang. Banyak bapaslon yang di luar prediksi justru tampil berlaga di pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Seperti halnya Bapaslon Mawardi-Taufiq Idris. Sebab, sebelumnya Demokrat dan PPP di sebut-sebut bakal mengusung Edwin-Mawardi.

Begitu juga dengan koalisi partai Gerindra, PKS dan PBB yang mengusung pasangan Rafdi Meri Syarif dan Ahmad Fadly yang merupakan putra mantan Wali Kota Padang Panjang Suir Syam itu.

Kemudian, koalisi Partai Golkar dan PDI-P yang mengusung wajah baru Fadli Amran berpasangan dengan Asrul. Sebagai pengusaha muda, Fadly Amran selama ini justru dikenal eksis di Kota Padang.

Kemudian sosok fenomenal petahana Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis berpasangan dengan Eko Furqani yang diusung PAN dan NasDem. Koalisi ini juga membuat kejutan di kancah perpolitikan Padang Panjang. Sebab, sebelumnya PAN, NasDem dan PBB awalnya mengusung satu jagoan. Namun, di tengah perjalanan PBB yang memilih bergabung dengan koalisi Gerindra-PKS.

“Pilkada tahun ini cukup seru. Semua Bapaslon punya peluang sama dan tidak ada dominasi partai dari salah satu pasangan, baik dari calon incumbent maupun dari pendatang baru,” kata salah seorang tokoh masyarakat Padang Panjang David Suhu Dt Rajo Alam.

Selain menarik, Davis Suhu menyatakan, Pilkada 2018 ini juga mengangkat tokoh-tokoh muda yang energik untuk Padang Panjang kedepan. Apalagi, dua orang kandidat diketahui lulusan perguruan tinggi Amerika. Mereka adalah petahana Hendri Arnis dan Kandidat Wali Kota Fadly Amran.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up