
Cawagub Jatim Emil Elestiano Dardak.
JawaPos.com – Program pendidikan gratis akan menjadi topik hangat dalam debat publik ketiga Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018. Acara dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (23/6) mendatang.
Di Jatim sendiri, pendidikan gratis pernah diterapkan di sejumlah daerah. Salah satunya di Surabaya. Namun program tersebut berhenti setelah pengelolaan SMA/SMK diambil alih pemerintah provinsi.
Hal itulah yang mendapatkan perhatian dari Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jatim Emil Elestianto Dardak. Dia bersama Calon Gubernur (Cagub) Jatim Khofifah Indar Parawansa siap memperjuangkan pendidikan gratis. Sebuah program untuk pengembangan dunia pendidikan sudah disiapkan. Namanya Tis Tas atau pendidikan gratis dan berkualitas.
Tis Tas sekaligus akan menjadi jawaban bagi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk melanjutkan program pendidikan gratis. Tentu bukan hanya Surabaya. Kabupaten/kota yang sudah siap menjalankan pendidikan gratis untuk tingkatan SMA/SMK, harus ikut memberikan kontribusi.
"Kabupaten kota yang memang sudah siap, selayaknya juga ikut berkontribusi. Seperti katanya Surabaya. Saya sampaikan kepada Ibu Risma, kami mengusung pendidikan gratis, Bu Risma. Jadi kalau kami yang jadi gubernur dan wakil gubernur, Ibu Risma di Surabaya siap gratis. Kami kembalikan sistem gratis. Kami perjuangkan di garis yang paling terdepan,” tegas Emil di Surabaya, Rabu (20/6).
Bagi Emil, program pendidikan gratis bukan hal istimewa. Semua pasangan calon sama-sama memiliki komitmen dalam hal terebut. Namun ada satu hal yang menjadi catatan khusus. Selain gratis, pendidikan juga harus berkualitas. Sehingga ke depannya mampu melahirkan generasi yang berkualitas.
"Karena rendahnya angka partisipasi di tingkat pendidikan menengah atau SMA/SMK, bukan hanya karena masalah biaya. Tapi juga masalah keyakinan. Apakah investasi waktu tiga tahun sekolah itu sepadan dengan hasilnya. Apakah ada lapangan pekerjaan yang lebih baik,” papar Emil.
Masih banyak sekali angka pengangguran yang disumbang dari lulusan SMK. Tercatat ada 1.700 SMK swasta yang menampung 400 ribu murid dari total 700 ribu murid. Inilah yang menjadi pekerjaan rumahnya.
Selain itu, Emil juga memberikan perhatian terhadap kesejahteran guru. Terutama guru-guru sekolah swasta. Salah satunnya dengan meberikan peluang kepada para guru honorer unuk madapatkan tunjangan setifikasi.
“Saya ketemu guru swasta. Mereka ingin dapat kesempatan didorong untuk sertifikasi. Ini loh maksudnya, ayo kita ajak masyarakat. Kalau bicara gratis, 1 hari selesai urusannya. Tinggal nanti dilihat mana kontribusi dari kabupaten/kota, mana dari provinsi, atau full provinsi," tandas Emil.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
