
Sempat masuk dalam bursa calon pendamping Prabowo Subianto, Abdullah Gymnasiar memilih merahasiakan pilihan politiknya untuk menyejukkan suasana jelang Pilpres 2019.
JawaPos.com - Aa Gym mengaku menyembunyikan pilihan politiknya. Hal itu lantaran posisinya sebagai pendakwah. Dia tidak ingin membuat suasana politik menjadi panas jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Sebagai pendakwah, dia mengaku harus menyejukkan suasana.
"Posisinya saya ingin bangsa ini tetap terjaga. Pilpres itu penting tapi bukan segalanya. Bagusnya pilpres ini jadi fastabiqul khairat , berlomba-lomba berniat baik dan melakukan kebaikan yang terbaik bagi negeri ini," ungkapnya saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (11/9).
Menurut pendakwah dengan nama asli Abdullah Gymnastiar ini, siapapun yang menjadi presiden nantinya, semua sudah menjadi takdir Allah. Tertulis di Lauhful Mahfudz (kitab yang mencacat seluruh kejadian di alam semesta).
"Karena yang jadi presiden itu udah tertulis di Lauhful Mahfudz, kita ini mah cuma ikhtiar untuk jadi amal saleh. Makanya, harusnya semangatnya bukan semangat bertanding, bukan semangat bertempur, tapi semangat berlomba-lomba ke kebaikan," lanjutnya.
Oleh karena itu, Aa Gym berpesan kepada presiden dan wakil presiden terpilih nantinya tetap menjaga kedamaian dan juga persatuan bangsa.
"Posisi saya ikut bantu-bantu menjaga akidah, supaya Pilpres tidak merusak akidah," pungkasnya.
Terlepas dari posisinya yang netral dan menjaga akidah umat, Ustad asal Bandung itu diketahui merupakan alumni aksi damai 212 atau dikenal juga sebagai aksi bela Islam yang berawal pada tanggal 2 Desember 2016.
Selain itu, namanya juga pernah masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres tahun depan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
