Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 November 2016 | 05.57 WIB

Blusukan Disambut Meriah Warga, Djarot: Tumben

Calon Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat di tengah warga Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur yang menyambut kedatangannya. - Image

Calon Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat di tengah warga Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur yang menyambut kedatangannya.

JawaPos.com - Meski rekannya pasangannya Basuki Tjahaja Purnama menyandang status tersangka, namun Djarot Saiful Hidayat tetap melanjutkan agenda blusukannya ke tengah masyarakat.



Pada Rabu (16/11) dia melakukan agenda blusukan ke Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur, Rabu (16/11). Di sana Djarot disambut meriah oleh warga setempat.



Saat itu warga kompak mengenakan pakaian berwarna merah. Sedangkan Djarot yang datang pun langsung dikerumuni ibu-ibu dan anak-anak.



Saat sedang munuju permukiman warga dari jauh terdengar teriakan yel-yel dan spanduk bertuliskan 'Selamat Datang Bapak Djarot '. Bahkan seorang ibu-ibu mengenakan daster dengan membawa gendang berteriak kencang menyuarakan kedatangan Djarot.



"Hidup Bapak Djarot, Hidup Bapak Djarot, Hidup Bapak Djarot," teriak para warga.



Mendapatkan perlakuan demikian dari warga, mantan Walikota Blitar ini melontarkan candaan, karena biasanya dirinya selalu mendapatkan penolakan saat blusukan, tetapi kali ini malah disambut meriah. "Tumben, biasanya saya ditolak hehe," canda Djarot kepada warga sambil tertawa.



Lebih lanjut Djarot menegaskan kegiatan kampanye akan terus dilakukan. Meski sekelompok warga melakukan penolakan.



Djarot mengatakan, penolakan itu membuktikan sebagian masyarakat masih belum dewasa dalam berdemokrasi. Sebagian warga dia, juga belum bisa memilah mana ranah hukum dan politik yang menyangkut tahapan Pilkada DKI.



"Ini bukti bahwa sebagian dari kita belum dewasa. Kan kasusnya tadi masalah yang tadi saya dengar masalah penistaan agama masalah Pak Ahok. Pak Ahok kan sudah diputus sebagai tersangka, terus mau apa lagi? Berarti sekarang siapa yang menghormati hukum menghargai hukum? Siapa yang memaksakan kehendak?," pungkasnya.(iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore