
I Made Andi Arsana, Ahli Aspek Geospasial Hukum Laut Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, menjadi salah satu dari deretan panelis yang merumuskan 18 pertanyaan untuk debat capres 2024.
JawaPos.com – Persoalan debat capres 2024 putaran ketiga pada Minggu (7/1) lalu, sampai saat ini masih cukup hangat diperbincangkan publik.
Termasuk salah satunya, soal isu pengungsi Rohingya yang tak muncul dalam debat.
Seperti diketahui, pengungsi Rohingya bertubi-tubi datang ke Indonesia dan menuai ragam respon dari masyarakat luas, khususnya Aceh sendiri sebagai tuan rumah.
Menjawab keresahan publik soal isu Rohingya yang tak muncul dalam debat, salah satu panelis debat capres 2024 putaran ketiga, yakni I Made Andi Arsana, akhirnya buka suara memberikan penjelasan.
Lewat akun Instagram pribadinya (@madeandi), Ahli Aspek Geospasial Hukum Laut Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu mengungkapkan, bahwa isu seputar Rohingya sejatinya termasuk dalam 18 pertanyaan.
Namun sayangnya, saat pengundian fishbowl, pertanyaan seputar Rohingya justru tak terambil oleh panelis.
“Soal terkait kedua topik ini (Palestina dan Rohingya) sudah kami buat, sayang sekali tidak muncul dalam debat. Dalam pengundian, soal ini tidak terambil,” kata Made Andi, JawaPos.com sudah mendapat izin untuk mengutipnya, Kamis (11/1).
Sebagaimana yang disiarkan oleh KPU lewat kanal YouTube-nya, poin yang terambil oleh panelis saat pengundian didominasi huruf C di masing-masing tema, yang di antaranya tidak ada satupun soal Rohingya.
Meski begitu, Made Andi memastikan tidak ada kecurangan atau kebocoran dalam proses pembuatan pertanyaan hingga ke panggung debat.
“Jadi, tidak ada kecurangan atau rekayasa dalam hal ini. Ini murni adalah perihal kemungkinan,” tandasnya.
Usai gelaran debat ketiga, para paslon masih harus dihadapkan pada debat keempat dan kelima, yang masing-masing dijadwalkan pada 21 Januari 2024, dan 4 Februari 2024 mendatang.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
