Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Desember 2023 | 14.00 WIB

Cek Fakta: Anies Baswedan sebut Dirinya Gubernur DKI Jakarta yang Paling Banyak Beri Izin Tempat Ibadah, Apa Iya?

Anies Baswedan saat menghadiri agenda Debat Capres-Cawapres Perdana dalam Pilpres 2024 yang disiarkan langsung dari Kantor KPU Jakarta, Selasa (12/12). (Tangkapan layar/Live YouTube KPU RI) - Image

Anies Baswedan saat menghadiri agenda Debat Capres-Cawapres Perdana dalam Pilpres 2024 yang disiarkan langsung dari Kantor KPU Jakarta, Selasa (12/12). (Tangkapan layar/Live YouTube KPU RI)

JawaPos.com - Dalam agenda Debat Capres-Cawapres perdana dalam Pilpres 2024 pada Selasa (12/12) yang disiarkan langsung dari Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta, calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan mengklaim bahwa dirinya merupakan Gubernur DKI yang paling banyak memberikan izin untuk tempat ibadah.

Dalam debat capres-cawapres perdana yang mengangkat tema pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga, terdapat sesi tanya jawab antar calon presiden (capres) peserta Pilpres 2024.

Awalnya, ketika sesi tanya jawab oleh capres nomor urut 2 Prabowo Subianto untuk capres nomor urut 1 Anies Baswedan, Prabowo menanyakan terkait cara mengatasi keluhan masyarakat dalam pembangunan tempat ibadah yang sulit.

"Bagaimana tanggapan Bapak (Anies Baswedan) tentang keluhan adanya kelompok-kelompok minoritas yang ingin membuat tempat ibadah, tapi sangat sulit karena faktor-faktor yang dipersulit birokrasi dan lain sebagainya?" tanya Prabowo.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Anies Baswedan menyampaikan bahwa selama bertugas di DKI Jakarta, dirinya telah menuntaskan izin-izin gereja yang sudah lama mandek. Anies menyebut ada yang sampai 30 tahun mandek hingga 40 tahun, dan dirinya mengaku sudah membereskan.

Dalam tanggapan terakhirnya, Anies Baswedan memberikan sebuah pernyataan yang menyebut dirinya merupakan Gubernur DKI Jakarta yang paling mengeluarkan izin untuk tempat ibadah.

"Dan kalau boleh saya laporkan, dalam sejarah Gubernur DKI Jakarta yang paling banyak memberikan izin rumah ibadah adalah Gubernur Anies Baswedan. Termasuk ketika umat Islam ingin mendirikan masjid yang tidak dapat izinnya, saya bicara, ketika umat Kristen ingin mendirikan gereja tidak bisa mendapatkan izin dari masyarakat, saya bicara. Sehingga akhirnya mendapatkan izin untuk bisa beribadah," ungkapnya.

Namun, apakah pernyataan yang dilontarkan capres nomor urut 1 dalam debat capres-cawapres perdana itu benar? Simak penjelasan berikut!

Dilansir dari Antara pada Selasa (12/12), data Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI), Jason Balompapueng menunjukkan bahwa selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah mengeluarkan 50 Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk pembangunan Gereja.

Hal tersebut, dikatakannya memang sudah menjadi komitmen Anies Baswedan ketika memimpin ibu kota, dan menurutnya Anies sudah sungguh-sungguh menjalankan komitmen tersebut selama masa kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sementara, data BPS menunjukkan jumlah rumah ibadah di DKI Jakarta pada tahun 2018 hingga tahun 2022 memang memperlihatkan jumlah yang meningkat cukup jauh untuk seluruh tempat ibadah.

Meski begitu, terdapat perbedaan angka antara beberapa tempat ibadah. Berdasarkan data BPS di tahun 2018, saat itu mencatatkan sebanyak 2.927 masjid, 2.775 mushola, 2.742 gereja Protestan, 45 gereja Katolik, 29 pura, 263 vihara, serta 4 kelenteng.

Sedangkan data BPS lainnya yang mencakup periode tahun 2020-2022, mencatatkan bahwa pada 2020 di DKI Jakarta terdapat sebanyak 3.087 masjid, 3.214 musholla, 1.094 gereja Protestan, 45 gereja Katolik, 29 pura, 263 vihara, dan 0 kelenteng.

Sedangkan, pada tahun 2022 terlihat jumlah tempat ibadah di DKI Jakarta mengalami peningkatan, yang mencatatkan sebanyak 3.476 masjid, 3.550 musholla, 1.293 gereja Protestan, 47 gereja Katolik, 32 pura, 289 vihara, dan 5 kelenteng.

Berdasarkan data tersebut, menunjukkan bahwa tempat ibadah di DKI Jakarta dari tahun 2018-2022 memang mengalami peningkatan (banyak maupun sedikit), namun untuk gereja Protestan justru jumlahnya berkurang cukup jauh di 2022 dibandingkan tahun 2018.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore