Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 April 2019 | 22.32 WIB

Perbanyak Caleg Milenial, Pengamat: Basis Kekuatan Golkar Meluas

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Data internal DPP Partai Golkar mencatat, terdapat 133 caleg milenial dari 573 caleg DPR se-Indonesia di Pileg 2019. Golkar pun dinilai pro caleg milenial atau kalangan muda.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin mengatakan, 133 caleg milenial itu berarti 23,21 persen. Artinya, caleg milenial Golkar bisa memenangkan Pileg 2019.

"Bahkan, caleg milenial Golkar tampaknya bukan caleg biasa-biasa saja. Mereka ditempa melalui kaderisasi dan berbagai organisasi sayap di internal Golkar,” kata Ujang di Jakarta, Senin (1/4).

Ujang mengapresiasi Golkar dengan memberikan tempat dan ruang cukup besar bagi caleg milenial. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Golkar telah mengikuti tren masa depan.

Yakni, mengikutsertakan caleg milenial dengan jumlah besar. Apa yang dilakukan Partai Golkar, lanjut Ujang, akan membuat basis kekuatan semakin luas merambah pemilih milenial.

“Cara ini adalah untuk mengambil ceruk milenial dan memperluas basis Golkar. Jadi, anggapan Golkar partai orang tua terbantahkan,” tegasnya.

Ujang menilai, saat ini Golkar mengkombinasikan generasi milenial dan senior. Menggabungkan kekuatan senior berpengalaman dan pemuda penuh semangat serta penuh harapan. Kombinasi tersebut tentu akan menjadi kekuatan.

"Partai baru sekelas PSI saja, saya rasa hanya sebatas klaim. Mungkin caleg milenial PSI tidak sebanyak dari Golkar,” jelas pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) itu.

Selain itu, tambah Ujang, caleg milenial Golkar juga memiliki pengalaman, jaringan, dan finansial. Hal itu membuat potensi menang caleg milenial Golkar cukup besar ketimbang caleg milenial partai lain.

“Mereka tinggal memaksimalkan apa yang telah mereka miliki. Tinggal caleg milenial mampu menjaga suara bahkan menambah suara,” paparnya.

Dukungan Partai Golkar kepada regenerasi dan kaderisasi, kata Ujang, sudah terlihat jelas dengan banyaknya caleg milenial Golkar. Kalau partai lain pakai artis, Golkar memilih regenerasi dari milenial.

"Saya berkeyakinan Golkar bisa di posisi kedua. Karena caleg milenial bisa menambah power perolehan suara Golkar. Mereka biasa bergerak di media sosial dan komunitas. Jangan lupa Soekarno selalu mengedepankan pemuda untuk pembangunan bangsa,” ujarnya.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore