
ilustrasi
JawaPos.com- Kehadiran website MataMassa langsung mampu mencuri hati para penyelenggara pemilihan umum.
Selain Badan Pengawas Pemilu yang memuji website MataMassa, KPU juga berharap partisipasi aktif masyarakat agar melaporkan setiap pelanggaran pilkada yang terjadi di daerahnya.
Karena melalui aplikasi ini, pengguna dapat melaporkan pelanggaran yang terjadi di daerahnya dengan mengirimkan gambar atau video melalui aplikasi MataMassa tersebut.
"MataMassa harus aktif selama masa pemilukada sebab saat ini sudah masuk masa kampanye. Publik bisa melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi," ujar salah satu pimpinan KPU Ferry Kurnia Rizkiansyah dalam acara peluncuran website dan aplikasi Matamassa di Hotel Cemara, Jl Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (10/9).
Apalagi menurut Ferry, dengan adanya dana kampanye, batasan pengawasan kampenye calon kepala daerah menjadi lebih jelas. Masyarakat juga jadi lebih mudah mengawasi dan melaporkan jika terjadi pelanggaran. "Jadi kalau menerima sumbangan asing atau tidak ada identitasnya, atau dari pihak-pihak yang berkepentingan, laporkan saja," pintanya.
Matamassa merupakan aplikasi berbasis ios, android dan blackberry yang digunakan untuk memantau pelanggaran pemilu. Siapapun dapat mengunduh aplikasi tersebut di www.matamassa.org dan berpartisipasi aktif di dalamnya.
Khusus untuk 9 daerah yang tahun ini menyelenggarakan pilkada serentak, Matamassa menyediakan kanal tersendiri. Setiap pengguna yang menyaksikan pelanggaran pemilu dapat mengabadikannya dalam bentuk foto maupun video. Laporan tersebut akan diteruskan ke pihak-pihak terkait untuk ditindaklanjuti. (day/jpg)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
