Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 April 2017 | 22.40 WIB

Dua Polda Sekitar Metro Jaya Bakal Ikut Keluarkan Maklumat

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar - Image

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar

JawaPos.com - Setelah Polda Metro Jaya mengeluarkan maklumat larangan datang ke Ibu Kota pada saat hari pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, kini langkah tersebut akan disusul satuan polri lainnya. Polda Jawa Barat dan Banten bakal mengikuti langkah serupa.


Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyebutkan, maklumat serupa juga akan dikeluarkan sejumlah polda yang ada di sebelah wilayah hukum Polda Metro Jaya. "Nanti menyusul maklumat Polda Jawa Barat dan Banten. Intinya pelarangan untuk pengerahan massa," kata dia, Senin (17/4).


Untuk dua polda itu, kata Boy, larangannya berisikan seruan untuk tidak meninggalkan daerah atau menuju Jakarta. Kecuali memang ada keperluan atau ingin berlibur. Jikalau ingin ke TPS maka hal itu akan dilarang.


"Karena itu (pengerahan massa) berdampak ke kondisi keamanan Jakarta. Sistem keamanan tidak hanya melibatkan Jakarta, tapi melibatkan juga unsur kepolisian hingga TNI," kata dia.


Sehingga polisi bakal melakukan koordinasi dengan pihak penyelengara pemungutan suara, agar bila ada pengerahan massa bisa segera dilaporkan. "Koordinasi dengan penyelenggara sudah dilakukan. Baik provinsi kotamadya, KPPS sampai tingkat pusat," terang dia.


Sebagaimana diketahui, maklumat yang dikeluarkan Polda Metro Jaya itu bersama dengan KPU dan Bawaslu DKI Jakarta. Hal itu menyusul adanya gerakan Tamasya Al-Maidah yang akan menyasar tempat pemungutan suara di Jakarta. (elf/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore