
seseorang yang mengajarkan kesadaran emosional./Magnific/user25451090
JawaPos.com - Mengajarkan anak mengenali dan memahami emosinya merupakan salah satu bekal penting yang dapat membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih matang secara emosional.
Anak yang mampu memahami apa yang sedang dirasakannya bukan berarti anak yang tidak pernah marah, menangis, kecewa, atau takut. Justru sebaliknya, kesadaran emosional membantu anak memahami bahwa semua emosi tersebut merupakan bagian normal dari kehidupan dan dapat dikelola dengan cara yang sehat.
Pada usia dini, anak sering kali belum memiliki kemampuan untuk menjelaskan perasaannya dengan kata-kata. Ketika merasa kecewa, misalnya, mereka mungkin menangis, berteriak, memukul, melempar barang, atau memilih diam.
Perilaku tersebut terkadang dianggap sebagai kenakalan, padahal bisa menjadi bentuk komunikasi karena anak belum tahu bagaimana mengatakan, “Aku sedang kecewa,” atau “Aku merasa tidak didengarkan.”
Dalam psikologi, kemampuan mengenali, memahami, mengekspresikan, dan mengelola emosi berkaitan erat dengan perkembangan sosial dan emosional anak. Karena itu, orang tua tidak hanya perlu mengajarkan anak tentang perilaku yang baik dan buruk, tetapi juga membantu mereka memahami dunia emosional di dalam dirinya.
Kabar baiknya, kesadaran emosional tidak harus diajarkan melalui pelajaran formal. Orang tua dapat menanamkannya melalui percakapan sederhana dan kebiasaan sehari-hari.
Dilansir dari Psychology Today pada Sabtu (22/8), terdapat enam strategi yang dapat dilakukan.
1. Bantu Anak Memberi Nama pada Emosinya
Salah satu langkah pertama dalam membangun kesadaran emosional adalah membantu anak mengenali apa yang sedang mereka rasakan.
Anak yang masih kecil mungkin hanya mengetahui bahwa dirinya sedang “tidak enak” atau “kesal”, tetapi belum memahami apakah perasaan tersebut merupakan kemarahan, kesedihan, rasa takut, malu, kecewa, atau frustrasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
