
seseorang yang tumbuh tanpa banyak mendengar kata bangga dari orang tuanya./Freepik/freepik
JawaPos.com - Dalam keluarga, kata-kata sederhana seperti “Saya bangga padamu” seringkali menjadi bahan bakar emosional yang tak terlihat.
Pujaan itu mampu menciptakan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan diri, dan menjadi jangkar yang menenangkan di tengah dunia yang serba menuntut.
Namun tidak semua orang tumbuh dengan orang tua yang ekspresif secara emosional.
Banyak orang dewasa menyadari bahwa selama masa kecilnya, mereka jarang mendengar bentuk apresiasi verbal dari orang tua.
Hal itu bukan selalu berarti orang tua tidak peduli—bisa jadi mereka menunjukkan cinta lewat tindakan, menyediakan kebutuhan, atau bekerja keras untuk keluarga.
Namun, minimnya validasi verbal tetap meninggalkan jejak psikologis tertentu.
Menurut kacamata psikologi, pengalaman seperti ini dapat membentuk sejumlah sifat yang terbawa hingga dewasa.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (5/11), terdapat 8 sifat yang mungkin muncul dalam diri seseorang yang jarang mendengar “Saya bangga padamu.”
1) Mandiri Tingkat Tinggi
Orang yang jarang mendapatkan apresiasi verbal dari orang tua cenderung membentuk kemandirian emosional.
Mereka terbiasa tidak bergantung pada validasi dari orang lain dan memilih menyelesaikan masalah sendiri.
Hal ini dapat menjadi kekuatan luar biasa—mereka tangguh, tidak mudah bergantung, dan dapat diandalkan.
Namun, di sisi lain, mereka juga bisa sulit meminta bantuan, terutama karena secara tidak sadar mereka percaya bahwa menghargai diri sendiri lebih penting daripada menunggu pengakuan orang lain.
2) Perfeksionis yang Mencari Pengakuan
Minimnya pujian sering membuat seorang anak tumbuh dengan keyakinan bahwa pencapaian mereka belum cukup baik.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
