
Ilustrasi nenek bersama cucunya./Freepik
JawaPos.com - Jurang generasi antara orang tua milenial dan kakek-nenek boomer sering kali memicu rasa bingung.
Banyak perbedaan dalam cara mereka membesarkan anak. Perbedaan ini membuat kakek-nenek merasa terkejut dan sulit memahami.
Melansir dari Geediting.com Rabu (6/8), ada sembilan pilihan pola asuh yang membuat kakek-nenek tak bisa berkata-kata.
Mereka melihat metode parenting ini sebagai hal baru. Ini menjadi cerminan nilai-nilai yang sangat berbeda antara dua generasi tersebut.
1. Menghormati Otonomi Tubuh Anak
Orang tua milenial mengajarkan bahwa anak-anak punya otonomi tubuh sejak dini. Anak tidak dipaksa memeluk siapa pun jika mereka tidak mau. Mereka diajari bahwa sentuhan harus diberikan secara sukarela.
Kakek-nenek menganggapnya sebagai penolakan dan sikap tidak sopan. Bagi mereka, keluarga berarti punya akses fisik otomatis.
2. Memvalidasi Kemarahan Anak
Orang tua milenial menggunakan kartu emosi untuk mengajarkan anak-anak mengenali perasaan. Mereka memvalidasi amarah sebelum mencoba mengoreksi perilaku anak. Ini adalah cara melatih kecerdasan emosional.
Kakek-nenek yang terbiasa mengirim anak ke kamar saat marah melihatnya sebagai pemanjaan. Mereka tidak mengerti bahwa ini adalah pendekatan berbeda terhadap emosi.
3. Menggunakan Waktu Layar sebagai Alat Bermanfaat
Orang tua milenial memandang waktu layar bukan sebagai musuh. Mereka memanfaatkannya sebagai alat bantu yang edukatif. iPad dapat dipakai untuk aplikasi belajar bahasa Mandarin atau menonton video pendidikan.
Kakek-nenek yang dulu hanya diizinkan menonton TV satu jam di akhir pekan merasa heran. Mereka kesulitan memahami penggunaan layar yang jauh lebih fleksibel.
4. Memisahkan Anak dari Kesalahan
Orang tua milenial mengajarkan anak bahwa mereka tidak buruk, tetapi pilihannya yang buruk. Pendekatan ini bertujuan untuk mengoreksi perilaku tanpa menyerang karakter anak. Fokusnya pada pembelajaran dari sebuah kesalahan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
