Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Juni 2025 | 07.32 WIB

Orang Tua Perlu Paham! 7 Cara Efektif Mengatasi Bayi Susah Tidur Malam agar Istirahat Si Kecil Lebih Nyenyak

Ilustrasi bayi tidur. - Image

Ilustrasi bayi tidur.

JawaPos.com - Bagi para orang tua, situasi ketika bayi susah tidur di malam hari bisa jadi sangat merepotkan. Tak jarang, orang tua merasa pusing, kelelahan, bahkan hingga stres akibat kondisi ini. Padahal, kurangnya waktu tidur yang cukup di malam hari juga berpotensi menghambat pertumbuhan si Kecil.

Mengutip informasi dari Hello Sehat, kemungkinan besar bayi memang belum bisa membentuk pola tidur dan bangun sendiri secara teratur. Oleh karena itu, penting sekali bagi orang tua untuk memahami berbagai faktor yang menyebabkan bayi sulit tidur, terutama pada malam hari.

Ada banyak hal yang bisa menjadi pemicu kesulitan tidur si Kecil. Menurut Honestdocs, salah satu penyebab umum bayi sulit tidur di malam hari adalah karena merasa lapar atau haus. Bayi umumnya memerlukan asupan ASI atau susu formula setiap empat jam sekali.

Selain itu, penyebab lain si Kecil sulit tidur di malam hari bisa jadi karena perubahan jadwal tidur, sedang sakit, terlalu lelah atau justru terlalu aktif, hingga kurangnya paparan sinar matahari di siang hari.

Kini, Anda mungkin sudah memiliki gambaran mengenai beberapa penyebab bayi susah tidur di malam hari. Sebagai orang tua, penting juga bagi Anda untuk mengetahui cara menidurkan bayi yang susah tidur malam agar si Kecil bisa cepat terlelap dan tidur nyenyak. Untuk membantu mengurangi rasa stres Anda, mari simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

1. Mandikan dengan Air Hangat
Memandikan bayi dengan air hangat bisa menjadi rutinitas sebelum tidur yang membantu tubuhnya merasa rileks. Kehangatan air mampu menenangkan otot-otot kecilnya, membuatnya lebih nyaman dan siap untuk tidur. Selain itu, tubuh yang bersih akan membuatnya terhindar dari rasa gerah akibat keringat atau sisa kotoran, sehingga tidur pun jadi lebih nyenyak.

2. Hindari Kebiasaan Tidur Sambil Menyusu
Membiarkan bayi tertidur saat sedang menyusu memang terlihat praktis, tetapi kebiasaan ini sebaiknya tidak diteruskan. Pasalnya, di kemudian hari bisa muncul ketergantungan, di mana bayi hanya bisa tidur jika menyusu.

Untuk menghindarinya, lepas isapan si Kecil dari payudara atau botol sebelum ia benar-benar tertidur. Biasakan sejak dini, terutama ketika usianya menginjak 4 hingga 6 bulan.

3. Ciptakan Rutinitas Siang dan Malam
Bayi yang baru lahir belum memahami perbedaan antara siang dan malam. Karena itu, penting memperkenalkan pola waktu agar otaknya terbiasa membedakan kapan harus bermain dan kapan waktunya tidur.

Biarkan cahaya alami masuk ke kamar pada siang hari, dan jangan batasi suara di sekitar rumah. Sedangkan di malam hari, buat suasana kamar tenang dan redup, serta hindari aktivitas bermain. Ini membantu memberi sinyal bahwa malam adalah waktu istirahat.

4. Berikan Pakaian dan Popok yang Nyaman
Pilih pakaian tidur yang berbahan lembut, menyerap keringat, dan tidak membuat bayi kepanasan. Selain itu, pastikan juga menggunakan popok yang mampu menyerap cairan dengan baik untuk mencegah kebocoran saat malam hari. Kenyamanan selama tidur sangat memengaruhi kualitas istirahat si Kecil.

5. Perhatikan Tanda-Tanda Mengantuk
Gerak-gerik seperti menguap, mengucek mata, hingga mulai rewel bisa menjadi petunjuk bahwa bayi sudah lelah. Segera letakkan si Kecil di tempat tidurnya saat tanda-tanda ini muncul. Jika terlalu lama dibiarkan, rasa lelah berlebihan justru membuat bayi lebih sulit untuk tertidur.

6. Berikan ASI Menjelang Tidur
Salah satu cara alami yang bisa membantu bayi lebih cepat terlelap adalah dengan memberikan ASI, karena mengandung hormon melatonin yang berperan dalam mengatur pola tidur. Ketika waktu tidurnya sudah tiba, berikan ASI secara langsung atau menggunakan botol agar tubuh bayi merasa tenang dan siap beristirahat.

7. Penuhi Kebutuhan Nutrisi Harian
Bayi yang sudah mulai mengonsumsi MPASI, terutama usia 7–12 bulan, perlu asupan gizi yang seimbang agar tidak mudah lapar di malam hari. Berikan makanan bernutrisi di siang dan sore hari agar ia merasa kenyang dan tidak terbangun karena rasa lapar. Tambahan air putih yang cukup juga penting untuk menjaga hidrasi tubuhnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore