
Seorang anak duduk diam menatap layar tablet dengan ekspresi kosong, mencerminkan dampak paparan layar berlebihan terhadap kesejahteraan emosional anak (Dok. Canva)
JawaPos.com – Di era digital seperti sekarang, perangkat seperti ponsel, tablet, hingga konsol gim telah menjadi hal yang melekat terhadap keseharian anak-anak. Namun, apakah kita sebagai orang tua sudah benar-benar memahami dampak dari kebiasaan ini terhadap perkembangan anak?
Dikutip dari laporan terbaru dalam jurnal Psychological Bulletin, anak yang terlalu sering terpapar layar digital seperti televisi, tablet, komputer, dan konsol game ternyata berisiko tinggi mengalami gangguan perilaku, termasuk agresivitas, kecemasan, hingga harga diri yang rendah.
Penelitian berskala internasional ini melibatkan hampir 300.000 anak dan menemukan hubungan dua arah antara durasi waktu layar dengan kondisi sosial-emosional anak. Artinya, bukan hanya penggunaan layar yang menyebabkan masalah, tetapi anak-anak yang sudah memiliki kesulitan emosional pun cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar.
Menurut laporan dari Times of India, penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak di bawah usia dua tahun sebaiknya tidak memiliki waktu layar sama sekali (kecuali video call). Untuk anak usia 2 hingga 5 tahun, batas ideal adalah satu jam per hari. Sementara itu, anak usia sekolah dasar sebaiknya tidak melebihi dua jam per hari. Jika melebihi batas ini, risiko munculnya masalah perilaku dan emosional pun meningkat.
Roberta Pires Vasconcellos, peneliti utama studi tersebut sekaligus dosen di University of New South Wales, Australia, menjelaskan bahwa penggunaan layar yang tinggi sering kali menjadi gejala dari masalah emosional yang telah ada sebelumnya. "Banyak anak yang sedang bergumul secara emosional cenderung melarikan diri lewat layar, terutama game," ujarnya. "Namun, pelarian ini bisa menjadi jebakan yang justru memperparah kondisi mereka."
Senada dengan Vasconcellos, Dr. Michael Noetel dari University of Queensland menambahkan bahwa jenis game yang dimainkan tidak sepenuhnya menjadi faktor dominan. "Baik itu game tembak-tembakan atau yang bersifat edukatif, penggunaan berlebihan tetap memiliki korelasi kuat dengan masalah emosional, terutama dibandingkan dengan aktivitas layar lain seperti menonton televisi atau menggunakan aplikasi edukatif," ujarnya.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa "anak laki-laki cenderung mengalami dampak yang lebih kuat dari penggunaan layar berlebih, meskipun efeknya juga signifikan pada anak perempuan. Masalah seperti hiperaktivitas, depresi, dan kesulitan bersosialisasi lebih sering muncul pada anak yang melampaui batas waktu layar yang disarankan.
Walaupun temuan ini cukup mengkhawatirkan, bukan berarti layar harus dihilangkan sepenuhnya. Studi tersebut menekankan bahwa penggunaan layar secara moderat, khususnya untuk tujuan edukatif, justru bisa memberi manfaat dan membantu anak mengembangkan keterampilan. Kuncinya adalah menghindari ketergantungan layar sebagai satu-satunya pelarian emosional.
Para peneliti juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dengan aktivitas lain yang tidak kalah penting, seperti tidur, olahraga, dan interaksi sosial. “Orangtua sebaiknya menetapkan aturan penggunaan layar secara konsisten, namun dengan pendekatan yang lembut dan tidak otoriter,” tulis laporan tersebut.
Tips Mengelola Waktu Layar Anak:
Mengatur waktu layar bukan hanya bagaimana kita mendisiplinkan anak, akan tetapi bagian dari upaya menjaga kesehatan mental anak dalam jangka panjang. Dengan pendekatan yang seimbang dan penuh pengertian, anak-anak bisa tumbuh lebih tangguh secara emosional tanpa harus bergantung pada dunia digital.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
