
Ramalan Hubungan Asmara dan Keluarga Zodiak (Pexels)
JawaPos.com - Ada orang yang semua kebutuhan materi terpenuhi saat kecil, tapi ada rasa kosong yang sulit dijelaskan saat menjalaninya. Nah, ini mungkin karena keluargamu stabil secara finansial, tapi secara emosional terasa dingin dan jauh.
Situasi ini ternyata bisa memengaruhi cara kita bersikap saat dewasa. Tanpa sadar, kita membawa pola dari masa kecil ke dalam hubungan, pekerjaan, bahkan cara kita memandang diri sendiri.
Yuk, kenali tujuh perilaku umum yang sering muncul pada orang yang dibesarkan dalam rumah tangga yang “mapan tapi dingin secara emosional", dikutip dari News Reports, Senin (14/4).
1. Sulit Mengekspresikan Perasaan
Kalau dari kecil kita tidak diajarkan cara mengenali dan mengekspresikan emosi, maka hal ini bisa terbawa hingga dewasa. Kita jadi bingung saat diminta jujur tentang perasaan sendiri.
Bisa jadi kita tidak tahu bagaimana mengungkapkan kesedihan, marah, atau bahkan kebahagiaan. Bukannya tidak merasa apa-apa, tapi karena dulu tidak diberi ruang untuk merasakannya secara terbuka.
Tapi tenang, mengekspresikan emosi itu bisa dipelajari. Tidak ada kata terlambat untuk mengenal diri sendiri lebih dalam.
2. Terobsesi Jadi Sempurna
Kalau kamu selalu merasa harus sempurna di segala hal—nilai, pekerjaan, penampilan—bisa jadi itu berasal dari masa kecil yang minim dukungan emosional.
Ketika pujian atau perhatian hanya datang saat kita berprestasi, kita jadi merasa bahwa nilai kita hanya tergantung pada kesempurnaan.
Padahal, menjadi manusia berarti bisa salah. Kesalahan bukan musuh, tapi bagian dari proses tumbuh. Yuk, beri ruang untuk diri sendiri agar tidak terlalu keras pada diri sendiri.
3. Susah Menetapkan Batasan
Pernah merasa sulit bilang "nggak", walaupun kamu lagi capek banget? Atau malah merasa bersalah kalau menolak permintaan orang lain?
Orang yang tumbuh dalam lingkungan yang menyepelekan kebutuhan emosional sering terbiasa mengabaikan kebutuhan dirinya sendiri. Akibatnya, saat dewasa kita cenderung memprioritaskan orang lain terus-menerus.
Membuat batasan itu penting, lho. Bukan berarti egois, tapi justru bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental kita sendiri.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
