Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05.41 WIB

Subsidi Motor Listrik DP Nol Disebut Mulai September 2026, Ini yang Perlu Diperhatikan

Motor listrik Alva ramaikan pameran otomotif GIIAS 2026. (Dony/JawaPos.com) - Image

Motor listrik Alva ramaikan pameran otomotif GIIAS 2026. (Dony/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kabar soal insentif motor listrik kembali mengemuka. Pemerintah menyebut program yang menawarkan uang muka atau DP nol persen dan cicilan ringan tersebut paling cepat dapat berjalan pada September 2026.

Namun, sebelum diterapkan, pemerintah masih perlu memastikan skema pembiayaan dan mitigasi risiko kredit berjalan dengan jelas.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan insentif pembelian motor listrik tersebut diharapkan mulai berlaku pada September 2026.

“Harusnya sih September sudah jalan itu. Subsidi motor listriknya,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, beberapa waktu lalu (19/8).

Program tersebut dirancang untuk meringankan masyarakat yang ingin membeli sepeda motor listrik melalui skema pembiayaan dengan DP nol dan cicilan yang lebih ringan.

Dukungan pembiayaan untuk program insentif motor listrik juga disiapkan melalui sektor perbankan yang berada di bawah Danantara.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, sebelumnya menyatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan perbankan dan institusi finansial yang berada dalam ekosistem Danantara.

Menurut Rosan, perbankan milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) siap memberikan dukungan pendanaan untuk program tersebut.

“Di dalam Danantara, kami sudah berbicara dengan seluruh perbankan dan juga seluruh institusi finansial di bawah Danantara bahwa kita siap mendukung dari perbankan kami untuk memberikan pendanaan,” ujar Rosan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan listrik, khususnya sepeda motor listrik.

Perusahaan Leasing Masih Menunggu Skema

Di sisi lain, pelaku industri pembiayaan masih menunggu kejelasan mengenai mekanisme program. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno, mengatakan hingga kini belum ada pembahasan langsung antara pemerintah dan APPI mengenai program tersebut.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore