
Launching Periklindo Electric Vehicle Conference (PEVC) 2026. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perkembangan kendaraan listrik kini tidak lagi hanya dipandang sebagai bagian dari transisi energi, tetapi juga sebagai salah satu pilar penting yang akan membentuk pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Menyikapi perubahan tersebut, Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) bersama Gemalindo Kreasi Indonesia kembali menggelar Periklindo Electric Vehicle Conference (PEVC) 2026, yang akan berlangsung pada 28 Oktober 2026 di Mövenpick Hotel Jakarta.
Memasuki penyelenggaraan ketiga setelah sukses digelar di Bali pada 2024 dan 2025, PEVC terus memperkuat posisinya sebagai forum internasional yang mempertemukan pemerintah, regulator, pelaku industri, investor, akademisi, peneliti, hingga perusahaan teknologi.
Baca Juga:Jose Mourinho Ingin Raul Asencio Tinggalkan Real Madrid, Masa Depannya di Bernabeu Terancam
“Forum ini menjadi wadah untuk membahas perkembangan industri kendaraan listrik sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem mobilitas yang bersih, efisien, dan berkelanjutan,” kata Ketua Umum Periklindo, Moeldoko di Jakarta, Selasa (28/7).
Mengangkat tema "The Future of a Clean and Efficient Mobility", PEVC 2026 akan membahas berbagai isu strategis terkait masa depan mobilitas, investasi, teknologi, industri, hingga pembangunan ekonomi pada era elektrifikasi.
Pembahasannya tidak terbatas pada perkembangan kendaraan listrik, tetapi juga mencakup transformasi lintas sektor yang dipicu oleh kemajuan teknologi dan percepatan adopsi elektrifikasi.
Saat ini, kendaraan listrik telah berkembang menjadi lebih dari sekadar solusi untuk menekan emisi karbon. Elektrifikasi dinilai mampu menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan daya saing industri, penguatan ketahanan energi nasional, percepatan hilirisasi sumber daya alam, sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan pekerjaan baru.
Di tengah perubahan geopolitik dan percepatan transisi energi global, Indonesia dinilai memiliki modal besar untuk menjadi bagian penting dalam rantai pasok industri kendaraan listrik dunia. Kekayaan mineral strategis, berkembangnya sektor manufaktur, serta besarnya pasar domestik menjadi faktor yang memperkuat posisi Indonesia dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.
Berangkat dari peluang tersebut, PEVC 2026 akan menjadi forum yang mengulas berbagai strategi menuju Electrified Economy. Sejumlah topik yang dibahas meliputi penguatan ketahanan energi, strategi menghadapi dinamika geopolitik, pengembangan industri berkelanjutan, hingga upaya mempercepat transformasi ekonomi nasional melalui ekosistem kendaraan listrik.
Berbeda dari konferensi otomotif pada umumnya, PEVC 2026 mengangkat perspektif yang lebih luas dengan menyoroti dampak elektrifikasi terhadap berbagai sektor, seperti manufaktur, energi, logistik, investasi, kecerdasan buatan (AI), transformasi digital, hingga pembangunan kota pintar (smart city).

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
