
Ilustrasi interior mobil yang bersih dan nyaman. (RianAlfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mencuci mobil memang menjadi rutinitas banyak pemilik kendaraan. Namun, perhatian sering kali hanya tertuju pada bodi dan kaca, sementara beberapa bagian penting justru jarang dibersihkan.
Padahal, kotoran yang menumpuk di area tertentu dapat memengaruhi performa, kenyamanan, hingga mempercepat kerusakan komponen.
Agar mobil tetap prima, berikut beberapa bagian yang kerap terlupakan saat dibersihkan beserta risiko yang dapat ditimbulkannya.
1. Kolong Mobil
Kolong mobil menjadi area yang paling sering terabaikan karena sulit dijangkau. Padahal, bagian ini mudah dipenuhi lumpur, pasir, hingga sisa air hujan yang dapat memicu karat pada rangka dan komponen suspensi.
Risiko: Korosi pada sasis, kerusakan suspensi, dan usia komponen menjadi lebih pendek.
2. Ruang Mesin
Banyak pemilik mobil enggan membersihkan ruang mesin karena khawatir merusak komponen kelistrikan. Akibatnya, debu, daun kering, dan oli yang menempel terus menumpuk.
Risiko: Mesin lebih cepat panas, muncul bau tidak sedap, hingga kebocoran oli sulit terdeteksi.
3. Pelek dan Kaliper Rem
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
