Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juni 2026 | 13.24 WIB

Rahasia Agar Air Radiator Tidak Cepat Habis dan Mesin Tetap Dingin

Ilustrasi: Penggantian air radiator mobil. (Hyundai Worldwide). - Image

Ilustrasi: Penggantian air radiator mobil. (Hyundai Worldwide).

JawaPos.com - Sistem pendingin pada motor berperan penting dalam menjaga suhu mesin tetap stabil saat digunakan sehari-hari. Jika radiator tidak terawat, performa mesin bisa menurun dan konsumsi bahan bakar jadi tidak efisien.

Masalah overheat pun bisa terjadi hingga merusak komponen utama mesin. Sayangnya, banyak pengendara baru memperhatikan radiator saat masalah sudah muncul.

Padahal, dengan perawatan sederhana dan rutin, kamu bisa menjaga sistem pendingin bekerja optimal dan memperpanjang usia mesin motor. Berikut 6 tips menjaga performa air radiator motor seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Jangan Isi Radiator dengan Air Keran

Sebagian pemilik motor masih memakai air keran atau air sumur sebagai pengganti cairan pendingin. Mereka menganggap cara ini lebih praktis dan hemat biaya.

Padahal, langkah itu bisa menimbulkan masalah jangka panjang. Air biasa mengandung mineral yang meninggalkan endapan di dalam saluran radiator.

Seiring waktu, endapan berubah menjadi kerak yang menghambat pelepasan panas mesin. Suhu mesin bisa naik meski volume cairan pendingin masih cukup.

Karena itu, gunakan coolant khusus yang memang dibuat untuk sistem pendingin motor. Cairan ini mengandung zat anti-karat dan titik didih lebih tinggi.

Coolant menjaga suhu mesin stabil saat menghadapi kemacetan dan perjalanan jauh.

2. Rutin Pantau Ketinggian Coolant

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore