
Harley-Davidson meluncurkan platform merek global bertajuk RIDE. (Harley-Davidson)
JawaPos.com - Harley-Davidson resmi meluncurkan platform merek global terbaru bertajuk "RIDE", sebuah langkah strategis yang menandai babak baru bagi pabrikan motor legendaris asal Amerika Serikat tersebut.
Inisiatif ini tidak hanya menjadi penyegaran identitas merek, tetapi juga menegaskan kembali filosofi berkendara yang telah melekat pada Harley-Davidson sejak berdiri pada 1903.
Melalui kampanye global ini, Harley-Davidson ingin menghidupkan kembali esensi berkendara yang selama lebih dari satu abad menjadi fondasi hubungan antara merek dan jutaan penggemarnya di seluruh dunia.
Bagi Harley-Davidson, RIDE bukan sekadar slogan pemasaran. Istilah tersebut merepresentasikan aksi, emosi, kebebasan, hingga gaya hidup yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya sepeda motor.
Di tengah perubahan industri otomotif dan berkembangnya teknologi kendaraan modern, Harley-Davidson memilih kembali menyoroti nilai-nilai yang menjadi identitas utamanya, yakni kebebasan, petualangan, dan kebersamaan dalam komunitas pengendara.
Perusahaan menilai bahwa pengalaman berkendara tidak hanya soal perjalanan dari satu titik ke titik lain, melainkan juga tentang cerita, pengalaman, dan hubungan yang terjalin di sepanjang perjalanan.
Konsep tersebut menjadi dasar lahirnya platform RIDE yang dirancang untuk merangkul pengendara lama sekaligus menarik generasi baru pecinta sepeda motor.
"Saya sangat antusias meluncurkan platform RIDE sebagai sebuah full reset dari brand ini menjelang peluncuran strategi perusahaan kami. Platform ini merayakan kesenangan dan kegembiraan yang dirasakan orang-orang saat mengendarai sepeda motor Harley-Davidson," ujar President dan CEO Harley-Davidson, Artie Starrs.
Salah satu perubahan yang paling mencolok dalam peluncuran RIDE adalah kembalinya logo ikonik Bar and Shield yang telah menjadi simbol Harley-Davidson selama puluhan tahun.
Penggunaan kembali elemen visual klasik tersebut menjadi sinyal bahwa Harley-Davidson tetap mempertahankan warisan sejarahnya di tengah transformasi bisnis yang sedang dijalankan.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
