
Kemacetan yang terjadi di exit Tol Parungkuda, Sukabumi. (Instagram: infojawabarat)
JawaPos.com - Terjebak kemacetan bukan cuma bikin waktu terbuang, tapi juga diam-diam menggerus kesehatan mobil kamu. Saat kendaraan lebih sering berhenti daripada melaju, berbagai komponen di dalamnya dipaksa bekerja dalam kondisi yang tidak ideal.
Tanpa kamu sadari, kebiasaan menghadapi jalan padat setiap hari bisa memicu kerusakan perlahan, mulai dari suhu mesin yang meningkat, oli yang cepat rusak, hingga komponen vital yang aus lebih cepat.
Berikut 6 dampak yang bisa terjadi kalau mobil kamu terlalu sering “berjuang” di tengah macet seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Risiko Overheat Meningkat
Saat mobil melaju normal, udara yang masuk membantu mendinginkan radiator. Tapi ketika macet, aliran udara hampir tidak ada karena mobil hanya diam atau bergerak sangat pelan.
Meski kipas radiator tetap bekerja, pendinginan tidak maksimal. Akibatnya suhu mesin bisa terus naik tanpa kontrol yang baik. Kalau kamu melihat indikator suhu mendekati merah, itu tanda mesin sedang mengalami tekanan serius dan berisiko overheat.
2. Oli Mesin Cepat Menurun Kualitasnya
Suhu tinggi yang terus-menerus saat macet mempercepat proses oksidasi oli mesin. Oli yang seharusnya melumasi dengan baik jadi lebih kental dan tidak efektif.
Dalam kondisi ini, gesekan antar komponen logam meningkat dan bisa menimbulkan endapan kotoran di dalam mesin. Kalau dibiarkan, performa mesin akan turun dan risiko kerusakan jangka panjang makin besar.
3. Transmisi Lebih Cepat Aus

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
