
ilustrasi motor matic (Freepik/Drobotdean)
JawaPos.com - Suara mesin motor matic yang mulai kasar sering kali dianggap sepele. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda ada komponen yang mulai aus atau tidak bekerja optimal. Kalau dibiarkan terlalu lama, kerusakan bisa merembet ke bagian lain dan biaya perbaikannya tentu tidak sedikit.
Supaya mesin tetap halus dan nyaman dipakai harian, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan. Mulai dari pengecekan baut hingga servis rutin, berikut cara memperhalus mesin motor matic yang patut kamu coba.
Berikut 5 cara membuat mesin motor matic lebih halus lagi seperti dirangkum dari laman Ibid Astra!
1. Periksa dan Kencangkan Baut yang Mulai Kendur
Suara kasar pada motor matic kadang bukan berasal dari mesin utama, melainkan dari baut yang sudah mengendur. Getaran saat berkendara, ulir yang mulai berkarat, atau pemasangan yang kurang presisi bisa membuat baut tidak lagi terikat kuat.
Coba cek bagian-bagian yang sering terkena getaran, lalu kencangkan kembali baut yang terasa longgar. Langkah sederhana ini sering kali efektif meredam bunyi berisik tanpa perlu perbaikan besar.
2. Ganti Roller CVT yang Sudah Aus
Roller CVT punya peran penting dalam mengatur perubahan rasio transmisi otomatis pada motor matic. Kalau kondisinya sudah aus atau peyang, performa motor bisa terasa loyo dan muncul suara kasar saat berakselerasi.
Idealnya, roller CVT diganti setiap 25.000–27.000 km atau sekitar dua tahun pemakaian. Namun, kalau motor sering dipakai untuk ojek online atau angkut barang, interval penggantian bisa lebih cepat karena beban kerja yang lebih berat.
3. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Spesifikasi
Pemilihan bahan bakar juga berpengaruh pada kehalusan suara mesin. Pastikan kamu menggunakan BBM dengan angka oktan yang sesuai dengan rasio kompresi mesin motor.
Bahan bakar yang tidak sesuai bisa menyebabkan pembakaran tidak sempurna, sehingga mesin terdengar kasar dan performanya menurun. Dengan BBM yang tepat, pembakaran lebih stabil dan suara mesin pun lebih halus.
4. Hindari Kebiasaan Geber Motor Berlebihan
Kebiasaan menarik gas secara tiba-tiba atau sering menggeber motor bisa mempercepat keausan komponen mesin. Selain itu, melewati jalan rusak atau berlubang dengan kecepatan tinggi juga menambah beban pada sistem transmisi dan rangka.
Cobalah berkendara lebih halus, atur kecepatan, dan jaga jarak aman. Gaya berkendara yang santai bukan hanya membuat mesin lebih awet, tetapi juga meningkatkan keselamatan kamu di jalan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
