
Viral video mobil listrik Ioniq 5 yang mogok membikin kemacetan namun baterai masih 100 persen.
JawaPos.com - Ada sejumlah hal yang perlu dipahami dan dipelajari secara mendalam agar pengguna mobil listrik tidak melakukan kesalahan fatal. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah langkah-langkah penanganan ketika mobil listrik mengalami mogok di jalan, apalagi saat liburan.
Menarik mobil listrik membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan prosedur menarik mobil bermesin pembakaran internal tradisional. Hal ini disebabkan oleh karakteristik unik mobil listrik yang mengandalkan drivetrain yang sepenuhnya bertenaga baterai.
Ketika daya baterai habis hingga nol persen, mobil tidak bisa bergerak, meski perangkat elektronik seperti rem parkir, head unit, atau lampu-lampu masih berfungsi sementara. Dalam kondisi ini, langkah pertama adalah memastikan gigi transmisi berada di posisi netral dan rem parkir tidak aktif.
Selanjutnya, mobil listrik dapat didorong hingga 10 meter untuk menepi ke tempat aman. Jika butuh evakuasi lebih lanjut, diperlukan kendaraan derek yang sesuai.
Jangan panik! pengguna disarankan untuk menyikapi situasi ini dengan hati-hati dan mengikuti metode penanganan yang sesuai untuk mencegah kerusakan pada komponen penting kendaraan. Menghadapi situasi darurat di mana mobil listrik perlu ditarik, cara yang paling aman dan direkomendasikan adalah dengan menggunakan truk derek flatbed, yakni jenis derek yang memiliki bak datar terbuka di bagian belakang kendaraan.
Teknik ini memungkinkan mobil listrik ditempatkan secara penuh di atas platform tanpa roda menyentuh permukaan jalan. Metode ini sangat penting karena dapat menghindari aliran listrik yang tidak diinginkan dari sistem kendaraan, serta melindungi motor dan perangkat elektronik dari risiko kerusakan.
Satu hal yang perlu dicatat adalah bahwa roda mobil listrik tidak boleh dibiarkan berputar selama proses derek, seperti yang biasanya terjadi jika mobil ditarik di belakang kendaraan lain.
Putaran roda tersebut berpotensi membahayakan karena sistem pengereman regeneratifnya masih dapat aktif mengisi daya ulang ke baterai dalam kondisi tidak semestinya, yang pada akhirnya dapat memperbesar risiko kerusakan pada sistem internal kendaraan.
Truk derek flatbed merupakan solusi terbaik dalam situasi ini karena desainnya yang mencakup platform rata di bagian belakang memungkinkan kendaraan dinaikkan secara penuh tanpa kontak langsung dengan permukaan jalan. Proses pemuatan ke atas truk derek dapat dilakukan menggunakan winch atau, dalam beberapa kasus, dengan cara kendaraan dikendarai langsung ke atas platform.
Metode ini tidak hanya memberikan keamanan maksimal bagi mobil listrik, tetapi juga memastikan prosedur berjalan lancar tanpa potensi gangguan teknis atau masalah tambahan pada kendaraan.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
