
Ilustrasi: Pengecasan baterai mobil listrik. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Punya rencana untuk liburan panjang, mudik nataru (Natal dan Tahun Baru) hingga beberapa hari? Jika Anda memiliki mobil listrik yang tidak akan digunakan selama itu, penting memastikan kendaraan diparkir dengan benar untuk menjaga kondisinya.
Sebagai pemilik kendaraan, tentu Anda sadar bahwa meninggalkan mobil di rumah bukan hanya soal memarkir dan menguncinya. Mobil listrik, khususnya, memerlukan perhatian ekstra dalam merawat baterai, sistem kelistrikan, hingga bodi kendaraan agar tetap dalam kondisi optimal selama tidak digunakan.
Jika mobil dibiarkan begitu saja tanpa persiapan memadai, risiko penurunan performa hingga kerusakan pun bisa terjadi. Untuk mencegah hal ini, ada baiknya memahami langkah-langkah sederhana merawat mobil listrik sebelum meninggalkannya di garasi. Berikut panduan lengkap yang dapat Anda ikuti.
Tips Aman Meninggalkan Mobil Listrik di Rumah
Mobil listrik berbasis baterai kini semakin digemari berkat performanya yang setara dengan mobil konvensional dan keunggulan ramah lingkungan. Meski begitu, karena tenaga kendaraan berasal dari baterai, perawatannya perlu perhatian khusus, terutama jika ditinggalkan untuk waktu lama.
Dengan persiapan yang tepat, mobil listrik Anda tetap dalam kondisi terbaik ketika nanti kembali digunakan. Berikut tujuh langkah praktis merawat mobil listrik saat “istirahat” di rumah.
1. Jaga Daya Baterai pada Tingkat Optimal
Tidak perlu mengisi daya hingga penuh atau membiarkannya habis total selama mobil tidak digunakan. Idealnya, simpan baterai dalam kisaran 50-80% daya. Ini membantu memperpanjang umur baterai dan mencegah kerusakan akibat stres termal.
Berdasarkan penelitian dari Tesla dan Battery University, mempertahankan daya pada level sedang saat tidak aktif adalah cara terbaik menjaga kesehatan baterai lithium-ion.
2. Matikan Seluruh Sistem Elektronik
Sebelum meninggalkan mobil, pastikan fitur seperti AC, lampu, layar infotainment, dan head unit sudah dimatikan. Walaupun kendaraan dalam kondisi off, sistem ini bisa tetap menyedot daya dari baterai. Kebiasaan ini akan menghindarkan baterai dari cepat habis dan memperpanjang waktu standby mobil listrik Anda.
3. Parkir di Lokasi Teduh dan Aman
Pilih lokasi parkir yang terlindung dari paparan sinar matahari langsung, seperti garasi tertutup atau tempat teduh. Hal ini penting untuk menjaga suhu kendaraan tetap stabil, menghindari degradasi cat akibat sinar UV, serta mencegah efek suhu tinggi pada baterai. Suhu ekstrem dapat mempercepat kerusakan internal baterai lithium-ion.
4. Gunakan Penutup Mobil Berkualitas
Lindungi kendaraan dengan car cover yang sesuai bentuknya dan berbahan baik. Penutup ini akan melindungi mobil dari debu, kotoran, binatang kecil, serta rembesan kelembapan. Pilih bahan yang memungkinkan sirkulasi udara untuk mencegah cat rusak atau munculnya jamur pada permukaan kendaraan akibat lembap berlebihan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
