
Pengunjung saat melihat sepeda motor listrik Polytron Fox-500 dalam HUT Polytroin ke-49 di Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com-Menjelang mudik Lebaran, banyak masyarakat yang meninggalkan kendaraan di rumah selama beberapa hari bahkan hingga beberapa minggu. Bagi pengguna motor listrik, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan agar kendaraan tetap aman dan kondisinya tetap optimal saat kembali digunakan.
Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron Ilman Fachrian Fadly mengatakan motor listrik memiliki sistem teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan dengan lebih mudah.
“Motor listrik memiliki sistem teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara lebih mudah. Dengan beberapa langkah sederhana sebelum bepergian, pengguna dapat memastikan motor tetap aman sekaligus siap digunakan kembali setelah kembali dari mudik,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (11/3).
Berikut enam tips meninggalkan motor listrik saat mudik Lebaran agar tetap aman dan siap dipakai kembali.
1. Tidak perlu mematikan MCB jika hanya mudik 1–2 minggu
Pengguna tidak perlu mematikan saklar Mini Circuit Breaker (MCB) jika motor listrik hanya ditinggalkan dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu. Dengan sistem tetap aktif, pemilik masih bisa memantau posisi kendaraan melalui sinyal GPS di aplikasi.
MCB sendiri berfungsi sebagai pemutus dan penyambung arus listrik antara baterai dan perangkat kelistrikan lain di motor, seperti dinamo motor listrik. Komponen ini juga akan memutus arus jika terjadi korsleting.
2. Parkir menggunakan standar tengah
Pastikan motor diparkir menggunakan standar tengah agar posisi kendaraan lebih stabil saat ditinggalkan. Posisi ini dapat mengurangi risiko motor terjatuh akibat angin, tersenggol orang, atau pergeseran tanah.
Selain itu, standar tengah juga membantu menjaga kondisi ban dan suspensi agar tidak menanggung beban pada satu sisi dalam waktu lama.
3. Isi baterai sekitar 50 persen
Sebelum meninggalkan motor listrik selama beberapa hari atau minggu, disarankan untuk mengisi daya baterai sekitar 50 persen dari kapasitasnya.
Kondisi ini dinilai lebih ideal untuk menjaga kesehatan baterai selama kendaraan tidak digunakan.
4. Periksa tekanan ban
Pastikan tekanan ban berada dalam kondisi ideal sebelum motor ditinggalkan. Hal ini penting untuk mencegah berkurangnya tekanan udara pada ban dan memastikan motor tetap siap digunakan setelah kembali dari mudik.
