
Jejelogy menggunakan Tank 300 yang dilengkapi sistem lampu AES, pengujian dilakukan di medan berat. (Istimewa)
JawaPos.com - Seiring kemajuan teknologi kendaraan yang begitu pesat, kehadiran sistem pencahayaan yang tak hanya terang, tetapi juga cerdas, presisi, serta aman bagi semua pengguna jalan menjadi kebutuhan mendesak.
Guangzhou AES Car Parts Co., Ltd., perusahaan spesialis sistem pencahayaan yang didirikan pada 2003 dan bermarkas di Guangzhou, Tiongkok, telah muncul sebagai pelopor global dalam menciptakan solusi pencahayaan otomotif yang inovatif.
AES berfokus pada riset, pengembangan, dan produksi lampu otomotif, seperti lensa proyektor lampu depan bi-LED, laser otomotif, lensa kabut, lampu daytime running light (DRL), hingga suku cadang untuk modifikasi kendaraan.
Selama lebih dari dua dekade, AES selalu mengedepankan inovasi pencahayaan dengan misi meningkatkan keselamatan pengemudi. Perusahaan ini tak hanya memproduksi lampu otomotif tetapi juga mengintegrasikan pengembangan produk, proses produksi, penjualan, hingga layanan konsumen secara terarah.
Di Indonesia, AES hadir melalui mereknya yang dikenal dengan nama BullAES di bawah manajemen Setia Utama Bullaes. Resmi mulai beroperasi pada 2007, BullAES telah terdaftar secara paten dan berhasil membangun reputasi kuat selama lebih dari satu dekade dengan menyediakan aksesori lampu kendaraan berkualitas premium.
Salah satu Produk unggulan BullAES mencakup sistem pencahayaan seperti Bi-LED dan Bilaser untuk mobil maupun sepeda motor.
Lampu LED generasi terbaru yang menawarkan pencahayaan optimal, performa stabil, dan durabilitas lebih panjang dibanding produk aftermarket sejenis. Fitur dazzle free juga menjadi nilai tambah, memastikan lampu tetap terang namun tidak mengganggu pengendara dari arah berlawanan.
Untuk membuktikan kualitas produk secara nyata, AES mengundang dua figur otomotif ternama Indonesia, Ziko Garasi Drift dan Jejelogy, dalam uji coba ekstrem di Guangzhou, Tiongkok.
Pengujian oleh Ziko Garasi Drift dilakukan dengan mobil listrik Xiaomi SU7 yang menggunakan produk unggulan UPS Way Maker dengan pengujian visibilitas di jalan perkotaan yang minim penerangan dan penuh lalu lintas malam hari.
Hasilnya membuktikan bahwa teknologi UPS Way Maker mampu meningkatkan jarak pandang secara signifikan, memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman.
Sementara itu, Jejelogy menggunakan Tank 300 yang dilengkapi sistem lampu AES, pengujian dilakukan di medan berat seperti jalan berlubang, tanjakan curam, dan jalur berbatu dalam kondisi minim cahaya.
Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi AES mampu memberikan penerangan optimal sekaligus memastikan keselamatan dan performa luar biasa dalam petualangan di medan ekstrem.
Melalui serangkaian pengujian ini, AES kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi yang tidak hanya menawarkan kenyamanan tetapi juga menjamin keselamatan bagi semua pengguna kendaraan dalam berbagai situasi berkendara.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
