
Ilustrasi ban mobil/sumber: PublicDomainPictures/Pixabay
JawaPos.com - Minat masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik telah meningkat seiring dengan kesadaran akan pentingnya menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Akan tetapi dalam hal ini jangan hanya memperhatikan mesinnya saja, tetapi juga komponen lainnya, diantaranya ban mobil.
Perlu diketahui kalau mobil listrik sering tidak dilengkapi ban serep karena ruang kabinnya digunakan untuk baterai. Alasan kedua adalah mengurangi bobot mobil listrik agar jarak tempuhnya tidak berkurang.
Contoh mobil listrik yang tidak ada ban serep diantaranya Hyundai Genesis G80 EV, Wuling Binguo EV, Volkswagen ID.Buzz, BYD Seal.
Nah, bagaimana kalau pemilik mobil listrik ingin mempunyai ban cadangan atau mengganti ban baru karena sudah waktunya diganti? Jawabannya adalah jangan asal beli ban.
Menurut Fisa Rizqiano, Deputy Head OE Technical Sales Bridgestone Indonesia, bahwa ban yang digunakan mobil listrik dan mobil konvensional (bensin) mempunyai perbedaan spesifikasi.
"Sebaiknya mengikuti ban bawaannya, kalau memungkinkan atau kalau ready. Tapi biasanya banyak yang belum ready karena kebanyakan ban mobil listrik itukan import dan kebanyakan suplay nya bawaan dari Cina dan produk after market rata rata jarang, tapi ada beberapa merek ban," kata Fisa kepada JawaPos.com
Fisa Rizqiano menambahkan, kalau ban untuk kendaraan ini memiliki spesifikasi khusus yang harus dipenuhi. Ada beberapa parameter penting yang harus diperhatikan saat memilih ban untuk mobil listrik:
Pertama, ban mobil listrik harus memiliki load index yang memenuhi kategori HL (High Load), karena mobil listrik biasanya memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan mobil dengan mesin pembakaran internal. Bobot ekstra terutama berasal dari komponen baterai, yang terletak di bagian bawah kendaraan.
Kedua, rolling resistance atau hambatan gulir ban juga menjadi faktor krusial. Mobil listrik beroperasi langsung dari putaran motor traksi melalui reduction gear, sehingga ban harus dirancang untuk memudahkan putaran ini.
Rolling resistance yang rendah dapat mengurangi kehilangan tenaga motor traksi hingga sekitar 16 persen. Ini penting untuk memastikan tenaga dari motor traksi tidak terbuang sia-sia.
Ketiga adalah grip, meskipun rolling resistance yang rendah adalah keharusan, ban juga harus memiliki grip yang baik.
Grip yang optimal pada tapak ban menghasilkan gaya gesek yang cukup untuk memastikan kontrol dan keamanan kendaraan. Dengan demikian, ban mobil listrik perlu mengimbangi antara rolling resistance yang rendah dengan grip yang memadai.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
