Ilustrasi jalan menanjak. (istockphoto)
JawaPos.com-Menghadapi jalanan menanjak saat mengemudi memang bisa jadi tantangan tersendiri. Ada tanjakan yang landai, ada juga yang sangat curam dan cukup berbahaya jika tidak ditaklukkan dengan teknik yang tepat. Kondisi ini sering kali membuat pengemudi, terutama pemula, merasa gugup dan panik.
Baca Juga: Miliano Jonathans Siap Perkuat Timnas Indonesia, Menanti Debut di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Namun, sebenarnya kunci utamanya adalah tetap tenang dan tahu cara mengendalikan mobil dengan benar. Dengan menerapkan beberapa strategi sederhana, kamu bisa melewati tanjakan dengan aman tanpa merusak kendaraan ataupun membahayakan diri sendiri.
Berikut 4 tips yang bisa kamu coba seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Perhitungkan Kemiringan Tanjakan
Hal pertama yang perlu kamu lakukan sebelum menanjak adalah memperkirakan seberapa curam jalannya. Cara mengemudi akan sangat dipengaruhi oleh tingkat kemiringan ini. Jika tanjakan masih tergolong biasa, kamu bisa memakai gigi 2 atau 3. Tapi kalau tanjakan benar-benar curam, sebaiknya gunakan gigi 1 agar tenaga mobil lebih kuat.
Kalau kamu sudah sering melewati jalur tersebut, tentu akan lebih mudah memperhitungkannya. Tapi kalau baru pertama kali, jangan ragu untuk berhenti sebentar. Lihat kondisi jalan di depan, perhatikan seberapa panjang dan miring tanjakannya. Dengan begitu, kamu bisa menentukan strategi terbaik sebelum mulai melaju.
2. Jangan Biasakan Kopling Menggantung
Banyak pengemudi yang masih mengandalkan kopling setengah saat menanjak. Padahal kebiasaan ini bisa bikin kopling cepat panas dan aus. Selain berbahaya, teknik ini juga membuat performa mobil tidak maksimal.
Lebih aman kalau kamu memanfaatkan gigi rendah, seperti gigi 1 atau 2, sesuai tingkat kemiringan jalan. Misalnya, kalau tanjakannya tidak terlalu ekstrem, gunakan gigi 2 atau 3. Tapi kalau jalannya benar-benar curam, pilih gigi 1 agar mobil lebih bertenaga. Dengan begitu, kamu bisa menanjak tanpa harus “menggantung” di kopling.
3. Gunakan Rem Tangan Saat Berhenti
Kalau kamu harus berhenti di tengah tanjakan, jangan panik. Rem tangan bisa jadi penyelamat agar mobil tidak langsung mundur ke belakang.
Caranya, tarik rem tangan untuk menahan mobil tetap di posisinya. Lalu saat ingin melanjutkan perjalanan, lepas rem tangan perlahan sambil menekan gas dan melepas kopling sedikit demi sedikit.
Teknik ini memang butuh latihan, apalagi bagi pemula. Awalnya mungkin terasa sulit karena kamu harus mengatur koordinasi antara gas, kopling, dan rem tangan. Tapi semakin sering kamu mencobanya, semakin terasa natural dan mulus saat dipraktikkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
