
Haval Raptor PHEV 2026 versi terbaru yang sudah diluncurkan di Tiongkok
JawaPos.com - Great Wall Motor (GWM) terus memperkuat posisinya di pasar global kendaraan ramah lingkungan. Produsen otomotif asal Tiongkok ini resmi meluncurkan Haval Raptor PHEV 2026, sebuah SUV plug-in hybrid (PHEV) yang menggabungkan performa tangguh, teknologi modern, serta efisiensi energi.
Haval Raptor PHEV 2026 yang juga dikenal sebagai Raptor Hi4 di negeri asalnya tersebut dihadirkan dalam enam varian dibanderol mulai Rp386 juta, hal ini dilansir dari CarNesChina.
Terdapat pembaharuan desain pada gril depan, lampu depan serta pada bagian lampu belakang. Sedangkan fitur eksterior seperti over fender pada lengkungan roda hitam, pintu belakang bukaan samping, platform atap, dan tangga samping tak mengalami ubahan.
Pada bagian interior terdapat sedikit perubahan meliputi lingkar kemudi, posisi tuas transmisi, panel instrumen digital 12,3 inci, dan layar sentuh sentral 14,6 inci yang menjalankan Coffee OS 3.
Terdapat fitur interior tambahan diantaranya sunroof panoramik, pelindung matahari belakang, tampilan head-up W-HUD, dan kunci diferensial gardan belakang opsional, tergantung varian.
Haval Raptor PHEV 2026 tersedia dalam model Pro, Ultra, dan Ultra Navigator. Dimana pada model Pro dilengkapi radar parkir belakang, kamera 360 derajat, sunroof panoramik, pengisian daya nirkabel 50 watt, serta ventilasi dan pemanas kursi depan, dengan W-HUD opsional dan kunci diferensial belakang.
Sedangkan Ultra menambahkan W-HUD standar, kunci diferensial belakang, roda kemudi berpemanas, speaker tambahan, pencahayaan ambient satu warna, manajemen kualitas udara, dan ionisasi plasma.
Terakhir adalah Ultra Navigator mencakup beberapa kamera depan, belakang, dan fisheye, radar depan, radar sudut belakang, 12 sensor ultrasonik, dan chip TDA4VH 32TOPS, cruise adaptif, dan bantuan parkir memori skenario penuh.
Dikabarkan untuk model 2026 dibekali dengan mesin bensin 1,5 liter turbocharged (GW4B15M) dikawinkan dengan sistem motor ganda P2+P4. Total output sistem mencapai 330 kW dengan torsi 750 Nm, yang memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam 5,9 detik.
Penggunaan baterai litium terner 35,43 kWh yang baru memberikan jangkauan listrik murni CLTC sejauh 200 km (WLTC 151 km). Sedangkan baterai 18,74 kWh dan 27,54 kWh sebelumnya diperkirakan akan tetap tersedia, masing-masing menawarkan jangkauan listrik CLTC sejauh 102 km dan 145 km (WLTC 81 km dan 115 km).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
