Fronx menjadi magnet di booth Suzuki pada ajang GIIAS 2025
JawaPos.com-Harga beli kendaraan sering kali menjadi pertimbangan utama seseorang membeli sebuah mobil. Namun biaya perawatan jangka panjang tak kalah penting sebagai pertimbangan konsumen.
Dalam survei sejumlah lembaga riset otomotif, transparansi ongkos servis dan ketersediaan suku cadang menjadi dua faktor yang mempengaruhi loyalitas pengguna.
Mobil dengan biaya purna jual rendah, ekonomis, dinilai mampu memberikan rasa aman, terutama di tiga tahun pertama kepemilikan.
Menangkap tren tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menerapkan program perawatan berkala gratis untuk model Suzuki Fronx hingga jarak tempuh 50.000 km atau 30 bulan.
Artinya, pemilik Fronx dapat menjalani sebagian besar jadwal servis rutin tanpa biaya, kecuali servis pada 40.000 km untuk varian SGX atau GX yang memerlukan penggantian komponen tertentu. Perhitungan perusahaan menunjukkan potensi penghematan hingga Rp 5 juta pada periode ini.
Program ini tidak hanya menghilangkan beban biaya awal, tetapi juga memberi kepastian perawatan. Dalam praktiknya, banyak pemilik mobil yang menunda servis berkala karena alasan biaya, yang pada akhirnya berdampak pada umur pakai komponen.
Dengan servis gratis, pabrikan berharap tingkat kepatuhan perawatan lebih tinggi sehingga kinerja dan keandalan kendaraan terjaga.
Sebagai acuan jangka panjang, SIS mempublikasikan estimasi biaya perawatan Fronx setelah masa gratis berakhir, untuk periode 60.000–100.000 km. Angka ini sudah mencakup jasa, penggantian fast moving parts seperti filter oli, busi, dan drive belt, serta penggunaan oli dan cairan resmi sesuai spesifikasi pabrik.
Biaya terendah tercatat Rp 5,84 juta untuk varian GL MT, sementara tertinggi Rp 9,58 juta untuk SGX/GX AT.
Pada varian hybrid, ada tambahan garansi hingga 8 tahun atau 160.000 km untuk komponen Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Garansi ini relatif panjang untuk kategori SUV kompak, dan ditunjang jaringan lebih dari 200 bengkel resmi di berbagai daerah.
Dengan ketersediaan layanan purna jual yang luas, pemilik tidak perlu melakukan perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan servis sesuai standar pabrik.
Menurut Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT SIS, langkah ini merupakan respons terhadap kebutuhan konsumen di Indonesia.
“Konsumen menginginkan rasa aman dan kepastian biaya di awal kepemilikan. Kami mencoba menjawabnya dengan memberikan layanan perawatan yang terjangkau dan mudah diakses,” ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
