Toyota Kijang Innova Zenix HEV, salah satu mobil hybrid yang jadi opsi di pasar mobil hybrid. (Dok. Toyota)
JawaPos.com-Pameran otomotif GIIAS 2025 menjadi medan pertempuran baru bagi segmen mobil keluarga ramah lingkungan. Setelah lebih dulu hadir dengan Innova Zenix Hybrid, Toyota kini mendapatkan dua pesaing serius di kelas MPV hybrid menengah atas.
Pesaing ketat Innova Zenix adalah Nissan Serena e-Power dan pendatang baru, Honda Step WGN e:HEV. Ketiganya menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar, performa, dan kenyamanan, namun dengan pendekatan teknologi yang berbeda.
Menarik, ketiganya sama-sama menyasar konsumen urban yang peduli lingkungan, tapi tetap mengutamakan fleksibilitas dan daya angkut keluarga dengan rentang harga yang beda-beda tipis. Lantas, mana yang paling cocok untuk kebutuhan harian masyarakat Indonesia?
Ilustrasi: Mobil Nissan terbaru dan tercanggih yang dipasarkan di Indonesia saat ini, Nissan Serena e-POWER. (Istimewa)
Performa dan Teknologi: Tiga Pendekatan Hybrid yang Berbeda
Nissan Serena e-Power membawa sistem hybrid series di mana mesin bensin hanya bertugas sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Tenaga sepenuhnya dihasilkan oleh motor listrik 163 PS dan torsi 315 Nm. Pengalaman berkendara pun menyerupai mobil listrik murni, termasuk akselerasi senyap dan torsi instan.
Berbeda dengan Nissan, Honda Step WGN e:HEV menggunakan sistem hybrid paralel. Mesin bensin 2.0L Atkinson Cycle dan motor listriknya saling bergantian atau bekerja bersamaan sesuai kondisi. Total tenaga mencapai 184 PS dengan torsi 315 Nm, dan distribusi daya diatur melalui transmisi e-CVT yang halus dan adaptif.
Sementara itu, Toyota Innova Zenix Hybrid menawarkan sistem hybrid paralel khas Toyota yang telah teruji. Mengusung mesin bensin 2.0L dan motor listrik, Zenix Hybrid menghasilkan total tenaga 186 PS dan torsi puncak 206 Nm. Berbeda dari dua rivalnya, Innova Zenix menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD) dan transmisi e-CVT.
Dimensi dan Ruang Kabin: Lapang, Tapi Beda Rasa
Honda Step WGN e:HEV tampil sebagai yang paling bongsor, dengan panjang 4.830 mm dan wheelbase 2.890 mm. Interiornya dirancang ultra-komfort, dilengkapi captain seat dengan ottoman, layar instrumen 10,2 inci, serta konfigurasi tempat duduk fleksibel untuk tujuh penumpang.
Nissan Serena e-Power sedikit lebih pendek (4.765 mm) namun tetap memberikan ruang kabin lega dan fitur khas seperti e-Pedal Step yang memudahkan pengemudi mengontrol mobil hanya dengan satu pedal.
Toyota Innova Zenix Hybrid juga tidak kalah dalam hal akomodasi. Dengan dimensi 4.755 mm dan wheelbase 2.850 mm, Zenix menawarkan kursi baris kedua model captain seat, layar hiburan di atap, dan ruang bagasi luas. Desain dasbor minimalis dan material kabin yang lebih modern menjadikan Zenix terasa lebih premium dibanding generasi sebelumnya.
Honda STEP WGN e:HEV diluncurkan pada GIIAS 2025 (23/7). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
