
Konferensi pers GIIAS 2025 di Jakarta, Rabu (18/6). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 kembali menjadi sorotan utama di dunia otomotif Tanah Air. Menariknya, pameran ini akan menghadirkan lebih dari 120 merek dari sektor industri pendukung yang akan turut berpartisipasi.
Digelar pada 24 Juli hingga 3 Agustus 2025 di ICE BSD City, GIIAS tak hanya menjadi ajang peluncuran mobil-mobil terbaru, tetapi juga menjadi panggung bagi berbagai inovasi dan teknologi dari sektor pendukung otomotif nasional.
Tahun ini, peserta dari sektor tersebut akan menempati Hall 11 serta tersebar di area pre-function Hall 1 sampai Hall 10.
Dalam kesempatannya, Ketua III Gaikindo sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS, Rizwan Alamsjah, menekankan pentingnya keterlibatan industri pendukung dalam keseluruhan ekosistem otomotif.
“Kehadiran peserta dari industri pendukung menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari GIIAS 2025. Mereka membawa ragam inovasi, teknologi, dan solusi otomotif yang melengkapi pengalaman pengunjung,” jelas Rizwan dalam keterangannya.
Untuk segmen ban dan velg, pengunjung dapat melihat langsung beragam pilihan dari merek ternama seperti Sailun, Delium, Swallow, Deli Tire, HSR Wheel, Lenso, Rotiform, Work, Blackrhino, hingga Eibach dan Bilstein yang menawarkan solusi gaya dan performa berkendara terkini.
Sementara itu, pada sektor kaca film dan pelindung kendaraan, hadir nama-nama besar seperti V-KOOL, WINCOS, UPPF, GAP, Cool Plus, dan Auto Glaze yang siap menampilkan teknologi terbaru demi kenyamanan dan keamanan berkendara.
Bagi pecinta gaya dan keselamatan berkendara, perlengkapan dari Thule, Alpinestars, Nolan, Shoei, Cardo, Komine, hingga Studds dan De’Ride siap jadi pilihan menarik.
Teknologi digital untuk kendaraan juga tampil menonjol dengan kehadiran perangkat navigasi dan keamanan dari GPS.ID, 70mai, Lingdu, Blackvue, dan Hikvision. Tak ketinggalan, audio visual berkualitas dari Asuka dan Venom memperkaya pengalaman berkendara cerdas dan terintegrasi.
Industri komponen dan aftermarket pun turut hadir dengan merek-merek seperti Sakura Filter, Yuasa Battery, REXCO, Hurricane, Astemo Tokico, RYU, Tekiro, dan Trapo yang menawarkan berbagai produk untuk mendukung performa dan perawatan kendaraan secara maksimal.
Pada sektor roda dua, GIIAS 2025 akan diramaikan oleh kehadiran 17 merek sepeda motor, termasuk Alva, Vespa, Aprilia, Astra Honda Motor, Royal Enfield, Harley-Davidson, Piaggio, Scomadi, Moto Guzzi, Exotic, U-Winfly, dan lainnya.
Kehadiran mereka menunjukkan pertumbuhan signifikan sektor kendaraan roda dua, baik berbasis mesin konvensional (ICE) maupun tenaga listrik, serta menggarisbawahi semangat inovasi yang mendukung mobilitas masa depan yang lebih berkelanjutan.
Di lini produk kimia dan perawatan kendaraan, pengunjung akan menemukan merek seperti DITON Premium, Microclean, Clean N Tidy, Megacools, Repsol, Auto Glaze, dan BRQ yang menampilkan solusi unggulan untuk perawatan kendaraan.
Tak kalah menarik, segmen gaya hidup otomotif juga hadir lewat merek-merek seperti Comfort Carpet, Airpro, Seatwear, StarkScent, dan Royal Mart. Kehadiran Oris Diecast pun kembali menjadi daya tarik utama bagi para kolektor miniatur kendaraan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
