
Mobil mengalami pecah ban. (Bankrate)
JawaPos.com - Ban pecah saat berkendara merupakan salah satu kondisi darurat yang bisa membahayakan pengemudi dan penumpang. Risiko ini bisa terjadi kapan saja, terutama jika pemilik kendaraan tidak memahami faktor-faktor yang dapat memicu kerusakan pada ban.
Untuk itu, penting bagi setiap pemilik mobil mengetahui penyebab umum pecah ban agar bisa melakukan langkah pencegahan sejak dini.
Berbagai faktor bisa menyebabkan ban mobil tiba-tiba pecah, mulai dari tekanan udara yang tidak sesuai, hingga kondisi ban yang tidak layak pakai.
Berikut 5 penyebab umum yang wajib diwaspadai agar kamu dapat menghindari potensi bahaya saat berkendara seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia, Selasa (15/7).
1. Tekanan Udara Tidak Sesuai
Tekanan udara yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dari standar yang direkomendasikan pabrikan bisa membuat ban cepat aus, mudah panas, dan akhirnya rentan pecah. Jika tekanan udara ban dibiarkan tidak ideal dalam jangka waktu lama, struktur ban bisa melemah dan mengalami kerusakan.
2. Tertusuk Benda Tajam
Benda tajam seperti paku, pecahan kaca, atau serpihan logam yang tersebar di jalan dapat menembus permukaan ban. Meskipun sulit dihindari, kondisi ini menjadi salah satu penyebab utama ban pecah secara tiba-tiba saat mobil melaju.
3. Muatan Kendaraan Melebihi Kapasitas
Mengangkut beban berlebih di atas batas maksimal kendaraan membuat ban bekerja ekstra keras menopang bobot. Hal ini menyebabkan ban cepat panas dan berisiko meledak saat mobil digunakan, terutama dalam perjalanan jauh atau kondisi jalan yang berat.
4. Kondisi Ban yang Tidak Prima
Kurangnya perawatan pada ban juga berkontribusi besar terhadap potensi kerusakan. Ban yang sudah aus, memiliki benjolan, atau permukaannya tidak rata merupakan indikasi bahwa ban perlu diganti. Kondisi seperti ini tak hanya membahayakan, tetapi juga bisa merusak komponen lain seperti suspensi.
5. Modifikasi Ban Tidak Sesuai
Spesifikasi Mengganti ukuran ban atau velg untuk kepentingan estetika tanpa mengikuti standar pabrikan bisa mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara. Ukuran yang tidak tepat dapat membebani ban secara tidak seimbang dan membuatnya lebih mudah rusak atau pecah.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
