Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 01.48 WIB

Kenali 5 Perbedaan Ban yang Diisi Nitrogen dan Angin Biasa

Ilustrasi ban radial, yang memiliki banyak keunggulan sehingga cocok untuk mobil yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari. (Unsplash/Jesper Brouwers) - Image

Ilustrasi ban radial, yang memiliki banyak keunggulan sehingga cocok untuk mobil yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari. (Unsplash/Jesper Brouwers)

JawaPos.com - Ban merupakan salah satu komponen berkendara yang sangat krusial. Tekanan angin ban sangat penting untuk diperhatikan setiap pengendara motor dan mobil karena akan mempengaruhi laju kendaraan saat dipacu. 

Saat ini terdapat dua pilihan yang biasa digunakan dalam pengisian ban, yakni angin biasa dan nitrogen. Berikut lima perbedaan penggunaan ban yang diisi nitrogen dengan ban yang diisi angin biasa, seperti dirangkum dari laman Tunas Daihatsu.

1. Struktur Nitrogen Lebih Bagus

Nitrogen memiliki struktur yang lebih bagus dibandingkan angin biasa karena tidak mudah keluar dari karet ban. Hal ini disebabkan oleh ukuran molekul nitrogen yang lebih besar daripada molekul oksigen, sehingga nitrogen lebih sulit untuk keluar dari pori-pori ban.

2. Kandungan Air

Nitrogen merupakan gas udara murni yang sudah tersaring dan tidak memiliki kandungan air di dalamnya, berbeda dengan angin biasa yang masih memiliki kandungan air. Kandungan air dalam angin biasa dapat menyebabkan korosi pada velg dan bagian lain dari kendaraan.

3. Pergerakan Kendaraan

Ban yang diisi dengan nitrogen akan terasa lebih ringan dan akselerasi jadi mudah, karena tidak ada proses pemuaian di dalam ban seperti yang terjadi pada angin biasa. Hal ini disebabkan oleh sifat nitrogen yang lebih stabil dan tidak mudah berubah karena perubahan suhu.

4. Molekul Tidak Mudah Menguap

Molekul dalam nitrogen tidak mudah menguap karena panas, sehingga ban kendaraan tidak mudah kempes. Hal ini dikarenakan sifat nitrogen yang lebih stabil dan tidak mudah berubah karena perubahan suhu.

5. Temperatur Suhu Ban 

Ban yang diisi dengan nitrogen akan memiliki temperatur suhu yang lebih stabil dan tidak naik melonjak terlalu tinggi, akibatnya ban jadi lebih awet. Tentu hal ini karena sifat nitrogen yang dapat mengurangi gesekan antara ban dan jalan, sehingga suhu ban tidak naik terlalu tinggi.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore