
Ilustrasi ban mobil (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Memilih ban yang tepat sangat penting agar perjalanan terasa aman dan nyaman.
Ada tiga jenis ban yang paling umum dipakai, yaitu ban musim panas, ban musim dingin, dan ban all-season.
Dilansir dari kanal YouTube Engineering Explained (23/5), meski terlihat serupa, ketiganya punya perbedaan signifikan, terutama dari pola tapak, bahan kompon, hingga performa saat digunakan di berbagai kondisi.
Lantas, bagaimana ya perbedaan ketiganya?
1. Pola Tapak Ban
Ban musim panas punya pola tapak yang sederhana tapi fungsional. Di bagian tengah, terdapat 'center rib' yang terus menerus, berguna untuk menjaga kestabilan saat melaju lurus.
Sisi luar ban dibuat dengan area kontak yang besar agar cengkeraman saat menikung tetap kuat.
Umumnya, kedalaman tapak ban musim panas lebih tipis dibanding ban lain, sehingga membuat respons kemudi jadi lebih cepat dan terasa lebih presisi.
Dinding samping ban ini juga lebih kaku, yang sedikit mengorbankan kenyamanan tapi menambah kontrol kemudi.
Berbeda dengan itu, ban musim dingin punya pola tapak yang jauh lebih kompleks. Pola ini dirancang untuk mengalirkan air dan lumpur salju dengan baik.
Ban musim dingin memiliki alur dalam yang bisa menahan salju, sehingga saat salju menempel di tapak, justru meningkatkan traksi karena 'salju bertemu salju'.
Selain itu, ada banyak zigzag sipes (alur kecil berbentuk zigzag) yang berfungsi menciptakan tepi tajam untuk cengkeraman optimal di kondisi basah, bersalju, dan licin.
Zigzag ini juga memperkuat blok tapak sekaligus menjaga traksi ke berbagai arah.
Ban all-season punya pola tapak yang merupakan gabungan dari dua tipe ban sebelumnya.
Bagian tengahnya dipenuhi dengan sipes, sedangkan sisi luarnya dibuat lebih sederhana untuk menjaga traksi saat menikung dengan kecepatan tinggi, baik di jalan kering maupun basah.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
