
Dealer XPeng di ibukota Prancis, Paris. (carnewschina.com)
JawaPos.com – Jenama otomotif asal Tiongkok, XPeng, semakin serius dalam menggarap pasar Eropa, khususnya Prancis. XPeng telah memasuki pasar Prancis sejak Mei 2024 dan mulai melakukan pengiriman unit-unit pesanan kepada konsumen empat bulan kemudian.
Di Negeri Mode tersebut, saat ini XPeng total telah memiliki 30 dealer. Namun ternyata tidak cukup sampai di situ.
Direktur Pemasaran XPeng Prancis, Thomas Rodier, mengatakan kepada Automobile Propre bahwa pihaknya menargetkan dapat menambah jumlah dealer hingga mencapai 60 sampai 70 pada akhir tahun 2025.
“Target kami adalah memiliki titik penjualan XPeng yang berjarak kurang dari satu jam dari rumah di manapun di Prancis,” jelas Rodier.
Dengan penambahan dealer secara signifikan, jenama yang memposisikan diri sebagai produsen kendaraan listrik itu menargetkan dapat menjual hingga 3.500 unit mobil di Prancis sepanjang tahun ini.
Sejauh ini, XPeng memasarkan dua model di Prancis yang semuanya SUV, yaitu G6 dan G9. G6 merupakan kompetitor sekelas bagi Tesla Model Y, sedangkan G9 yang berukuran lebih besar menjadi lawan sepadan untuk Kia EV9.
Rodier mengklaim, per 10 Januari 2025, XPeng telah mengirimkan hampir 800 unit mobil kepada para konsumen di Prancis. Sepanjang bulan Desember 2024, 300 di antaranya diserahkan kepada pelanggan. Khusus G9, lebih dari 80 persennya merupakan transaksi B2B.
XPeng berusaha memperoleh penjualan yang seimbang dengan persentase 50:50 antara konsumen individu dan perusahaan.
Selain membeli, juga terdapat opsi menyewa kedua model XPeng yang saat ini dipilih 80 persen pelanggan. Sebagai contoh, sewa bulanan G6 sebesar EUR 470 (Rp 7,9 juta) tanpa deposit.
Sebagai informasi, harga G6 di negara tersebut berkisar antara EUR 42.990 hingga EUR 50.990 (Rp 725,7 juta-Rp 860,7 juta). Sedangkan G9 dibanderol dari harga EUR 59.990 (Rp 1,01 miliar) sampai EUR 73.990 (Rp 1,24 miliar).
Baik G6 maupun G9 terdiri dari tiga pilihan tipe yang sama, yakni RWD Standard Range, RWD Long Range, dan AWD Performance.
Sepanjang tahun 2025, jenama yang berkantor pusat di Guangzhou, Tiongkok itu akan tetap fokus memasarkan dua SUV tersebut di Prancis. Namun tidak menutup kemungkinan model lain akan menyusul masuk ke sana pada akhir tahun 2025.
Jika itu terjadi, seperti dilansir dari Car News China, Xpeng kemungkinan akan membawa sedan XPeng P7+ ke Prancis.
Secara global, saat ini XPeng telah beroperasi di 12 negara. Selain Prancis, mereka juga telah berekspansi ke negara-negara seperti Jerman, Belanda, Finlandia, Uni Emirat Arab, dan Thailand.
Sepanjang tahun 2024 lalu, XPeng berhasil menjual 190.068 produknya di 12 negara tersebut. Angka itu meningkat 34,2 persen dari tahun 2023 yang mencatat 141.601 unit.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
