
Ilustrasi: Mengganti oli motor sendiri di rumah. (Full Throttle Houston)
JawaPos.com - Mengganti oli sebenarnya merupakan salah satu bentuk perawatan kendaraan yang cukup mudah. Kita bahkan bisa mengganti oli sendiri di rumah, baik untuk mobil atau motor.
Beberapa orang lebih memilih ganti oli di bengkel karena alasan tak punya waktu dan dikerjakan oleh mekanik yang sudah terlatih. Dibanding harus repot-repot mengunjungi bengkel resmi, jika kamu memiliki waktu luang, kamu bisa melakukan penggantian oli motor di rumah.
Namun, ada beberapa langkah yang harus kamu perhatikan untuk mengganti oli motor di rumah. Berikut selengkapnya.
Siapkan Peralatan dan Pilih Lokasi yang Nyaman
Sebelum memulai proses penggantian oli, tentunya kamu harus terlebih dahulu menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. Beberapa di antaranya yakni wadah penampung oli bekas atau bisa menggunakan panci/ember, kunci pas atau kunci ring, ring baut pengganti berbahan alumunium, dan lap.
Setelah peralatan siap, selanjutnya siapkan oli motor yang hendak digunakan. Merek yang umum digunakan adalah produk pabrikan yakni Yamalube untuk Yamaha dan AHM Oil untuk Honda atau beberapa merek aftermarket lainnya. Namun pastikan harus asli, ya.
Jika semua perlengkapan sudah siap, selanjutnya pilih tempat yang paling nyaman untuk mengganti motor. Pastikan tempat tersebut tidak menyulitkan proses penggantian oli, seperti permukaan yang tidak rata.
Karena, posisi motor harus tetap stabil selama proses penggantian oli. Selain itu, pastikan juga, tempat kamu mengganti oli tidak mengganggu orang lain.
Tunggu Mesin Dingin
Jangan sekali-kali kamu mengganti oli saat mesin dalam keadaan panas. Sebelum mengganti oli, kamu harus pastikan mesin motor sudah dalam keadaan dingin. Hal ini tentunya untuk menghindari kemungkinan kulit melepuh ketika tak sengaja menyentuh bagian mesin yang masih panas.
Selain itu, mengganti oli motor dalam keadaan mesin panas juga dapat menyebabkan baut mesin memuai. Hal ini akan membuat kamu jadi akan kesulitan membuka bautnya.
Kuras Oli Mesin
Langkah berikutnya adalah membuka baut penutup lubang pembuangan oli. Namun, sebelum membukanya, letakan wadah yang sudah disiapkan sebelumnya di bawah lubang pembuangan oli.
Lubang pembuangan oli dapat dibuka dengan menggunakan kunci pas atau kunci ring. Setelah terbuka, kamu bisa membiarkan oli mengalir dengan sendirinya.
Jangan semprotkan tekanan angin kompresor ke lubang pembuangan karena justru akan menyebabkan bagian dalam mesin kotor. Jika oli sudah benar-benar terkuras habis, langkah selanjutnya adalah kembali memasang baut penutup.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
