![Power steering berat tidak selalu sama alias penyebabnya bisa saja berasal dari bagian lainnya. [Ilustrasi] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2024/01/31/Lingkar-kemudi-Toyota-3235452024.jpg)
Power steering berat tidak selalu sama alias penyebabnya bisa saja berasal dari bagian lainnya. [Ilustrasi]
JawaPos.com - Power Steering merupakan sebuah inovasi yang baik dalam dunia otomotif. Dengan adanya power steering tentu memberikan kenyamanan pada para pengemudi. Power steering memiliki dua jenis, yaitu power steering hidrolik dan elektrik.
Power steering yaitu sistem yang terdapat pada kemudi mobil untuk membantu pengemudi dalam menggerakkan roda dengan lebih mudah dan ringan. Dengan adanya power steering, perputaran roda menjadi tidak berat dan mudah dibelokkan.
Power Steering Hidrolik
Power steering ini menggunakan cairan hidrolik untuk dapat membantu menggerakkan roda kemudi. Sistem ini bekerja dengan menggunakan pompa hidrolik yang menggerakkan cairan hidrolik ke silinder hidrolik yang terhubung ke roda kemudi. Kelebihan dari power steering ini yaitu:
- Power steering hidrolik memberikan respon yang baik, sehingga pengemudi dapat menggerakkan roda kemudi dengan lebih presisi dan cepat.
- Power steering hidrolik tidak bergantung pada sumber listrik sehingga dapat digerakkan ketika mesin mati atau kehabisan aki.
- Power steering hidrolik lebih cocok untuk kendaraan berat seperti truk atau bus, karena mampu menggerakkan roda kemudi dengan lebih mudah dan ringan.
Power Steering Elektrik
Power steering ini menggunakan sistem motor listrik untuk dapat menggerakkan roda kemudi. Sistem ini dapat bekerja dengan menggunakan sensor yang terhubung ke roda kemudi. Kelebihan dari power steering elektrik ini yaitu:
- Power steering elektrik lebih hemat bensin dan lebih efisien dalam penggunaan energi dibandingkan dengan power steering hidrolik.
- Power steering elektrik lebih ringan dan mudah untuk dipasang dibandingkan dengan power steering hidrolik.
- Power steering elektrik lebih halus dan tenang saat beroperasi dibandingkan dengan power steering hidrolik.
------------
Power steering hidrolik sangat mudah dirawat dan dijual dengan harga yang cenderung murah. Akan tetapi, power steering hidrolik berpotensi untuk membebani mesin sehingga bahan bakar bisa terkuras lebih boros. Selain itu, selang oli pada sistem hidrolik bisa bocor dan menyebabkan kerusakan.
Sistem elektrik yang tidak menggunakan pompa dan selang, menerapkan kinerja yang lebih efektif. Sistem elektrik tidak menguras bahan bakar secara berlebihan dan mudah juga untuk dirawat. Sayangnya, komponen-komponennya rentan terhadap air. Selain itu, power steering elektrik rata-rata hanya tahan sampai usia lima tahun atau 100.000 KM.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
