
Photo
JawaPos.com - Ada banyak jenis dan tipe motor sesuai dengan target pasarnya. Namun pada dasarnya, tipe mesin sepeda motor terbagi menjadi tiga berdasarkan penggunaan kopling, yaitu motor dengan kopling manual, kopling sentrifugal, dan kopling ganda.
Sepeda motor dengan tipe mesin kopling manual didominasi oleh motor sport. Kombinasi kopling dan perpindahan gigi secara manual memudahkan konsumen untuk mengubah percepatan motor sesuai yang diinginkan.
Sepeda motor ber-kopling manual menjadi pilihan bagi banyak anak muda. Pasalnya, jenis motor dengan mesin kopling mendominasi tipe sport bike yang sangat identik dengan anak muda.
Disebut motor kopling karena jenis motor ini sudah dilengkapi dengan adanya komponen kopling yang dapat dikelola penggunaannya sesuai dengan keperluan. Umumnya ciri-ciri motor kopling manual terdapat sebuah handle kopling di stang sebelah kiri.
Karena peran dan fungsinya vital, komponen kopling ini perlu dirawat. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan motor bermesin kopling, yang merupakan panduan dari Main Dealer Yamaha PT. Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu):
Rutin Ganti Oli
Untuk merawat kopling manual, harus rutin mengganti oli. Pergantian oli biasanya dilakukan pada 3.000 km perjalanan. Semakin jauh jarak yang ditempuh maka kualitas oli mesin akan berkurang. Hasilnya, oli pada motor akan keruh dan berubah warna menjadi hitam.
Cek Tuas Kopling
Pada motor bermesin kopling manual, tentu saja kinerja kopling motor Anda harus selalu prima. Kampas kopling yang bermasalah dapat mengganggu kinerja mesin saat melakukan perpindahan gigi dan akan mempengaruhi laju motor Anda.
Untuk menjaganya, para pengendara motor bermesin kopling ini harus rajin mengecek dan menyetel tuas kopling pada motornya. Jika kampas kopling sudah mulai aus maka tuas kopling akan longgar, dan harus dilakukan penyetelan sesuai standard.
Sementara jika sudah tidak bisa dilakukan penyetelan berarti kampas kopling sudah habis dan harus dilakukan pergantian kampas kopling. Biasakan mengganti sparepart dengan yang asli di bengkel resmi.
Cek Kabel Kopling
Ada kalanya saat menggunakan motor bermesin kopling manual, tarikan pada kopling terasa berat. Jika terjadi hal yang demikian Anda tidak perlu panik, ini terjadi karena kabel kopling motor Anda mulai kering karena karat atau kotoran lainnya.
Cara mengatasinya cukup mudah, Anda tidak perlu membawanya ke bengkel. Cukup berikan cairan pelumas anti karat ke dalam kabel melalui tuas pada bagian handling kopling. Setelah cairan masuk coba tarik handing kopling perlahan beberapa kali.
Jika masih berat, Anda bisa menambahkan kembali cairan pelumasnya dan mengulangi langkah tersebut sampai tarikan kopling terasa enteng.
Pakai BBM yang Sesuai
Semakin tinggi nilai kompresi sepeda motor maka akan membutuhkan bahan bakar dengan oktan tinggi. Ketidaksesuaian pemilihan oktan bahan bakar akan menyebabkan performa sepeda motor menurun. Maka selalu perhatikan spesifikasi sepeda motor Anda terutama nilai kompresi-nya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
