Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 November 2018 | 20.13 WIB

Agar Performa Mobil Tetap Oke, Tiga Komponen ini Perlu Dijaga

Kesehatan busi pengaruhi kestabilan performa mobil. - Image

Kesehatan busi pengaruhi kestabilan performa mobil.

JawaPos.com - Banyak pengguna mobil mengeluhkan performa mobi  yang kurang baik. Mobil cenderung tidak responsif dan terasa berat walaupun gas diinjak dalam. Hal ini tentu tidak menyenangkan apalagi pada saat pengguna mobil melakukan perjalanan jauh.


Lalu apa masalah yang menyababkan mobil terasa berat dan kurang responsif. Jawabannya adalah pembakaran pada ruang mesin tidak sempurna. Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano, menyebutkan ada tiga hal yang mempengaruhi tercapaianya pembakaran sempurna pada kendaraan yakni good air fuel mixture, good spark, good compression.


"Yang jelas untuk mendapatkan pembakaran sempurna pada mobil atau kendaraan, air fuel mixture dan compression harus sehat. kemudian busi juga harus sehat untuk mendukung suplai listrik," kata Diko saat berbagi informasi dengan wartawan di Gedung NGK Busi, Bogor, Sabtu (24/11).


Lebih rinci, dia menjelaskan busi memegang peran penting dalam proses  pembakaran yang efisien bagi kendaraan. Jadi jika busi mengalami kerusakan karena masa pakainya dimbang batas 20 ribu Km untuk mobil dan belum diganti otomatis mempengaruhi performa mobil.


"Jadi inti utama dari si busi adalah menjaga performa kendaran agar terus stabil seperi baru.Karena itu masa pakai busi harus benar-benar diperhatikan agar busi yang ada pada mobil tetap memberikan suplai listrik yang maksimal," jelas Diko.


Karena pentingnya tiga bagian kendaraan ini, pemeriksaan rutin perlu dilakukan. Biasanya indikasi yang ditimbulkan akibat adanya masalah pada busi, air fuel mixture atau masalah kompresi bisa ketahuan ketika bensin boros, tarikan kendaraan berat, dan mesin tidak pincang atau tidak stabil.


"Jadi kalau salah satu kriteria mesin tadi bermasalah, biasanya engine tidak  ada kestabilan. Kemudian akselerasi menurun, bisanya pada saat di starter mobil susah menyalah, cenderung banyak minta minum dan adanya penurunan performa," ujarnya.


Untuk itu, NGK sebagai produsen busi menghimbau pada semua pengguna kendaraan selalu menyempatkan waktu untuk mengecek kesehatan komponen-komponen yang punya usia pakai sehingga diganti tepat waktu sehingga tidak menimbulkan masalah pada kendaraan.


Busi menjadi bagian penting dari komponen mobil. Kerusakan yang terjadi pada busi menyebabkan performa kendaraan menurun, karena pada dasarnya busi merupakan alat untuk menghasilkan percikan listrik untuk pembakaran mesin kendaraan.


Editor: Saugi Riyandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore