
Ganti Roller di CVT motor matic bisa buat enteng dan kencang
JawaPos.com – Pengguna motor matic kadang merasa kurang nyaman dengan tarikan motornya yang kurang responsif. Hal ini sebenarnya bisa diakali oleh para mekanik yang sudah memiliki pengalaman di bengkel-bengkel besar.
Salah satu cara untuk membuat tarikan motor lebih enteng dan responsif adalah mengganti atau merubah komposisi roller pada yang ada pada bagian CVT atau Continous Variable Transmission motor.
Senior Menchanic, Shop&bike Ciledug, Tangerang, Hariyanto, menjelaskan biasanya motor dengan roller standar memang telah diperhitungkan untuk stabil dalam tarikan gas, sehingga kadang dianggap kurang responsif, untuk mereka yang biasa menunggangi motor perseneling. Namun demikian masalah ini bisa diakali.
“Agar motor matic lebih enteng biasanya kita merubah posisi rollernya. Jadi dikombinasikan roller dengan bobotnya. Kalau roller ringan, akselerasi bawanya dapat tapi speed-nya gak. Begitupun kalau pake yang berat speed-nya dapat tapi lemot di tarikan bawa,” kata pria yang disapa Hari pada JawaPos.com, Rabu (12/9).
Untuk itu, Hari sering manyarankan pada costumernya untuk mamasang roller dengan kombinasi yang tepat sehingga tarikan bawa dan speed-nya bisa berimbang. Artinya pada tarikan bawa motor stabil tetapi secara speed juga terakomodir.
“Jadi kalau kita biasa akali dengan buat semuanya seimbang. Roller kan di motor ada 6 buah, jadi misalnya 3 roller kita pakai yang 11 gram maka yang 3-nya kita pakai yang 9 gram, kita selingi, jadi kita kejar akselerasi bawa dapat speed-nya juga dapat,” terangnya.
Ia menyarankan kepada pengguna matic agar tidak terlalu cepat mengambil keputusan dengan melakukan bore up mesin atau penyetingan mesin yang pastinya mengeluarkan biaya besar. Karena dengan penggantian roller dengan harga Rp 54.000 sudah bisa membuat motor harian enteng dan responsif.
“Tidak perlu setingan khusus apalagi sampai oprek mesin. Apalagi buat motor harian cukup dengan ganti roller motor sudah enteng dan enak di ajak kencang,” tukasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
